Senin, 06 Maret 2017

Ratusan Burung Tanpa Dokumen Diamankan di Bakauheni

Ratusan Burung Tanpa Dokumen Diamankan di Bakauheni


Bakauheni, Kaliandanews.com - Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, mengamankan 5 box yang berisi ratusan burung, Senin (06/02), sekitar pukul 21.30 Wib.

Menurut Kapol KSKP Bakauheni, AKP Enrico Donald Sidauruk, burung tersebut dibawa oleh Afriyandi (31) asal Desa Bandar Sukabumi, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, menggunakan kendaraan Suzuki APV (B 1738 KZF).

"Burung-burung tersebut tidak memiliki dokumen yang sah dari Karantina, dan sudah kami amankan," ucap Enrico, Selasa (07/03)

Lima box tersebut berisikan 11 ekor burung cicak daun, 1 ekor burung kepodang batu serta 3 box burung cerocok dan burung kutilang emas yg diperkirakan sekira 80 yang akan dibawa ke Pulau Jawa.


Selanjutnya pihak KSKP Bakauheni, menyerahkan tangkapan tersebut ke pihak Karantina Wilayah Kerja Bakauheni Lampung Selatan.

Sementara ditempat terpisah, Penyidik Karantina Wilker Bakauheni, Buyung Hadiyanto, pihaknya sudah melepas liarkan burung-burung tersebut.

"Melihat kondisi burung banyak yang sudah lemas, jadi langsung kami lepaskan ke alam," ujar Buyung. (yb)
6 Warga Asing Asal Somalia, Diamankan di Bakauheni

6 Warga Asing Asal Somalia, Diamankan di Bakauheni


Bakauheni, Kaliandanews.com - KSKP Bakauheni mengamankan 6 orang warga Somalia, Afrika, yang hendak menyebrang melalui Pelabuhan, Bakauheni Lampung Selatan, Selasa (07/03).

Kapolres Lampung Selatan, AKBP. Adi Ferdian Saputra, diwakili oleh Kapol KSKP Bakauheni AKP. Enrico Donald Sidauruk, keenam warga Somalia tersebut diamankan saat turun dari bus Lorena yang mereka tumpagi sekitar pukul 06.00 Wib.

Keenam warga negara Somalia tersebut adalah SOWDO ABDULKADIR NUR (17), wanita, SHADYA ABDULKADIR NUR (14) wanita, RHAMO ALI AHMED (37) Wanita, ASMA BASHIR NOUR (21) wanita, RAYAD ABDUL KADIR NUR (13) Laki-Laki dan SALEMAN ABDUL KADIR NUR (16) Laki-Laki.


"Warga Somalia tersebut masuk terlebih dahulu ke Malaysia menggunakan pesawat, dilanjutkan menggunakan kapal laut. Setelah itu menggunakan bus melalui jalur tikus tanpa ada pemeriksaan dari imigrasi," ucap Enrico saat ditemui diruangannya.

Setelah memeriksa kelengkapan dokumen perjalanan keenam warga asing tersebut, KSKP Bakauheni menyerahkan kepada pihak Imigrasi Kelas 3 Kalianda, Lampung Selatan.

Sementara menurut Kasubsi Sistekinfo Wasdakim Kantor Imigrasi Kelas 3 Kalianda, Ryo Achdar, untuk saat ini keenam warga negara asing tersebut, berangkat dari Somalia tidak secara bersama, akan tetapi mereka bertemu dan berkumpul di Malaysia,

"Mereka akan menuju ke Bogor, Jawa Barat untuk mencari suaka atau perlindungan, setelah naik bus dari Palembang, Sumatera Selatan," kata Ryo.

Selanjutnya mereka akan ditempatkan diruang deteni Imgrasi Kalianda, sampai menunggu keputusan dari Dirjen Imigrasi yang akan menampung mereka selanjutnya.

"Tidak akan dipulangkan ke negara mereka, karena adanya perjanjian internasional yang memperbolehkan warga negara asing yang mencari suaka," ujar Ryo. (yb)

Sabtu, 04 Maret 2017

Truk Bawa Minyak Mentah Terguling di Natar, Ternyata Simpan 2 Plat Nomor Berbeda

Truk Bawa Minyak Mentah Terguling di Natar, Ternyata Simpan 2 Plat Nomor Berbeda


Natar, Kaliandanews.com - Truk Colt Diesel (BE 9018 CD) terguling di Simpang Sitara, Desa Muara Putih, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Sabtu (04/03) sekitar pukul 03.30 Wib. Akibat kejadian ini, kemacetan panjang terjadi dari arah Natar menuju Bandar Lampung.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Kaliandanews.com, truk yang dikemudikan oleh Dodi, mengangkut minyak mentah dari Sumatera Selatan menuju Panjang, Bandar Lampung tersebut, mengalami pecah ban dan akhirnya terguling.

Menurut Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP Mubiarto Banu Kristanto, pihaknya sudah melakukan upaya untuk mengurangi kemacetan.

"Kami sedang berupaya mengurangi kemacetan, dan sudah mengevakuasi kendaraannya," ucap Mubi, Sabtu (04/02) melalui pesan Whatsapp.


Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban luka atau korban jiwa, namun saat dilakukan pemeriksaan kendaraan, pihaknya menemukan dua buah plat nomor kendaraan berbeda yaitu BE 9018 CD dan BG 8190 UL, yang disimpan dalam dasboard truk tersebut.

"Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan pengemudinya, jika terbukti kendaraan tersebut menggunakan dua plat berbeda, kami akan melakukan penindakan tegas," ujar Mubi.

Belum diketahui secara pasti jenis minyak mentah yang diangkut oleh truk tersebut, pihak Sat Lantas masih berkoordinasi dengan Sat Reskrim untuk melakukan penyelidikan. (yb)

Rabu, 01 Maret 2017

Polsek Tanjungan Amankan 2 Tersangka Pengedar Sabu

Polsek Tanjungan Amankan 2 Tersangka Pengedar Sabu


Katibung, Kaliandanews.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjungan, menangkap dua orang penyalah guna dan pengedar narkotika jenis sabu di Dusun Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun kaliandanews.com, kedua tersangka yang ditangkap yaitu IM (25) dan JI (25), mereka merupakan warga Katibung, Lampung Selatan.

Menurut Kapolsek Tanjungan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Hendy Prabowo, keduanya ditangkap saat berada di rumah tersangka IM, di Dusun Kelapa Dua, Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung Lampung Selatan, Sabtu (25/02/17)

"Benar kami mengamankan dua tersangka atas kepemilikan narkotika jenis sabu, " ujar Hendy saat dihubungi melalui telepon, Kamis (02/03/17).

Saat dilakukan penangkapan, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, beberapa plastik bening yang berisi sabu sisa pakai, alat hisap sabu dan korek gas.

Saat ini kedua tersangka diamankan di Mapolsek Tanjungan, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Kami masih melakukan pengembangan dan mengumpulkan keterangan kedua tersangka," kata Hendy.

Kedua tersangka terancam pasal 112 jo 127 UU no.35 tahun 2009 dan pasal 127 tentang narkotika, dengan hukuman maksimal 4 tahun penjara. (Yb)

Selasa, 28 Februari 2017

Polres Lamsel Gelar Operasi Simpatik Krakatau 2017

Polres Lamsel Gelar Operasi Simpatik Krakatau 2017

Kapolres Lamsel AKBP Adi Ferdian Saputra (Tengah)
Kalianda, Kaliandanews.com - Kepolisian Resort (Polres) Lampung Selatan, mengadakan Operasi Simpatik Krakatau 2017, dengan tema meningkatkan simpati masyarakat terhadap polisi, dalam rangka menciptakan keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran.

Menurut Kepala Kepolisian Resort Lampung Selatan, AKBP Adi Ferdian Saputra, Operasi Simpatik Krakatau 2017 tersebut akan berlangsung selama 21 hari, mulai tanggal 1 Maret - 21 Maret 2017, secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Operasi Simpatik Krakatau 2017 ini juga merupakan kegiatan dari Kepolisian yang berupaya untuk membangun kemitraan, kepekaan, serta kepedulian, sampai kesadaran mengenai keamanan dan ketertiban lalu lintas.

Apel Gelar Pasukan Operasi Simpatik Krakatau 2017
"Kegiatan yang dilakukan berupa edukasi, kemitraan membangun keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas secara terpadu, dan berbagai kegiatan kampanye keselamatan pada semua lini," ujar AKBP Adi Ferdian Saputra, usai apel gelar pasukan Operasi Simpatik Krakatau 2017 di halaman Mapolres Lampung Selatan, Rabu (01/03).

Selama berlangsungnya Operasi Simpatik Krakatau 2017 berlangsung, akan diadakan beberapa kegiatan, seperti edukasi cara aman berangkat ke sekolah, hingga program safety riding

"Kita fokus menghimbau, tujuannya untuk menarik simpati masyarakat kepada polisi, jadi bukan melakukan tindakan, seperti tilang dan lain sebagainya," ucap Mantan Wakapolres Lahat ini.

Dalam operasi tersebut, memang tidak dilakukan penindakan berupa tilang, tetapi beberapa poin yang akan dilakukan penindakan diantaranya, pengendara yang membahayakan pengendara lain, seperti melawan arus, melanggar lalu lintas dan kendaraan yang melebihi batas kecepatan dijalan raya.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Adi Ferdian juga menghimbau kepada masyarakat, agar tidak membeli kendaraan atau yang tak dilengkapi surat surat kendaraan.

Kapolres Lamsel AKBP Adi Ferdian Saputra (Tengah) , Kasat Lantas Polres Lamsel, AKP Mubiarto Banu kristanto (Kiri)
Sementara itu ditempat yang sama Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP Mubiarto Banu Kristanto mengungkapkan, Satlantas Polres Lampung Selatan akan mengerahkan seluruh personilnya, untuk melangsungkan operasi di sejumlah titik, seperti jalan lintas sumatera dan jalan protokol Kota Kalianda

“Kita tekankan untuk penindakan pelanggaran berat namun untuk pelanggaran ringan kita berikan teguran terutama di kawasan tertib lalu lintas,” terang AKP Mubiarto Banu Kristanto.

Apel Gelar Pasukan Operasi Simpatik Krakatau 2017 tersebut, juga dihadiri oleh personil Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Satu peleton personil Kodim 0421 Lampung Selatan dan Denpom Lampung Selatan. (yb)