Selasa, 14 Februari 2017

Tingkatkan Sinergisitas, PWI Lamsel Silaturahmi dengan Kejaksaan Negeri Lamsel

Tingkatkan Sinergisitas, PWI Lamsel Silaturahmi dengan Kejaksaan Negeri Lamsel

Kalianda, Kaliandanews.com - Dalam Rangka mempererat tali Silaturahmi, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabang Lampung Selatan PWI adakan Audiensi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan, Selasa (14/2).

"Saya sangat senang sekali atas kunjungan ini, mudah-mudahan dengan adanya silaturahmi ini, kita bisa bekerjasama dengan baik dan saling membantu dalam rangka meningkatkan kinerja kami dan pembangunan lampung selatan" (Sri Indarti, SH.,M.H.)

Dalam suasana kekeluargaan, Sri Indarti, SH.,M.H. Kepala Kejari Lamsel di dampingi Kepala Seksi Intelejen Angga Dhilayaksya, SH, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Ryan Sumartha SH, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Fariando Rusmand, SH, dan Kepala Sub Bagian Pembinaan Ristu Darmawan, SH, MH, menyambut dengan baik kedatangan Ketua PWI Lamsel beserta anggota di ruang kerjanya.

Pada kesempatan ini, Alpandy selaku ketua PWI menyampaikan, kegiatan silaturahmi ini tak lain untuk memupuk kerjasama dan hubungan yang baik antar instansi, baik dengan pihak pemerintah maupun swasta. Dimana pada nantinya kegiatan tersebut akan bermuara pada peningkatan pembangunan di Lampung Selatan.

"Silaturahmi ini sebagai bentuk kerjasama antar instansi, demi pembangunan lampung selatan, karna hal ini juga merupakan arahan dari Bupati Lamsel, agar dapet bersinergi bersama, dan membangun organisasi," kata Alpandi.

Ditempat yang sama, Sri indarti mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan PWI Lampung Selatan. Dirinya mengatakan, semoga dengan silaturahmi yang baik ini, kedepannya bisa bersinergi dan koordinasi dalam menjalankan tugas kantor sesuai tupoksi dan Tujaan demi pembangunan Lamsel.

"Saya sangat senang sekali atas kunjungan ini, karna saya juga belum kenal dengan ketua PWI yang baru. mudah mudahan dengan adanya silaturahmi ini, kita bisa bekerjasama dengan baik dan saling membantu dalam rangka meningkatkan kinerja kami dan pembangunan lampung selatan"

Disinggung masalah program apa yang akan dilakukan selama tahun 2017. Sri menjelaskan, bahwa program-program sudah semua disusun oleh masing-masing kepala seksi, baik Pidsus, Pidum, Datun dan lainnya. Dia mengatakan, saat ini Kejari sudah melakukan beberapa program seperti kerja sama dengan pihak Pemkab Lamsel yang merupakan salah satu upaya untuk menegakkan hukum dalam Hukum Bidang Perdata.

"Kalo program-program kita, itu semua sudah ada di masing-masing seksi. mereka sudah semua menyusun program-program untuk 2017, tinggal pelaksaannya lagi. Salah satunya yang udah jalan seperti Kerjasama dengan pemkab, dalam upaya menegakkan hukum dalam Hukum Bidang Perdata" Jelasnya.

Sri juga menambahkan, saat ini seksi Datun (Seksi Perdata dan Tata Usaha) sudah mengarah pada kejaksaan agung untuk mendapatkan MOU, dimana nantinya pihak kejari bisa mendapatkan Surat Kuasa Khusus (SKK), untuk bantuan Hukum Perdata dan Tata Usaha.

"Sementara ini kita mengarah kepada kejaksaan agung untuk mendapatkan MoU, apabila sudah dapat SKK nya kita bisa melakukan soialisasi, memberi bantuan hukum, pemulihan hak temuan, melalui pengadilan dan luar pengadilan. Untuk sementara ini di fokuskan ke instansi pemerintahan" Tutup Sri Indarti. (nz)

Rabu, 01 Februari 2017

Demi Kemajuan Lampung Selatan, PWI SIAP Bersinergi dengan PEMDA

Demi Kemajuan Lampung Selatan, PWI SIAP Bersinergi dengan PEMDA

Kalianda, Kaliandanews - Lakukan Audiensi dengan Bupati Lampung Selatan di Aula Krakatau perkantoran pemerintah setempat, Rabu (01/02). Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Lampung Selatan, berjanji akan merangkul seluruh wartawan di Lamsel serta bersinergi dengan Pemerintah Daerah Lampung Selatan, demi membangun Lampung Selatan yang Lebih Maju.

Foto: Bupati Zainudin Hasan Bersama PWI Lampung Selatan
Hadir pada acara tersebut, Bupati Zainudin Hasan, Asisten Pemerintah Supriyanto, Kepala Diskominfo Lampung Selatan Syahroni, Alpandi Ketua PWI, serta anggota dan pengurus PWI Lampung Selatan.

Dalam kegiatan Audiensi ini, Bupati Zainudin Hasan mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya ketua dan pengurus PWI Lampung Selatan periode 2017-2020, yang terpilih pada Konfrensi VI PWI Lampung Selatan di Tabek Indah, Natar pekan kemarin.

Zainudin Hasan juga berharap, dengan terpilihnya ketua dan pengurus baru PWI Lampung Selatan ini, agar dapat bersinergi bersama pemerintah yang tengah di pimpin Bupati Zainudin Hasan dan Wakil Bupati Nanang Ermanto. Dengan tujuan bersama-sama membangun Kabupaten Lampung Selatan yang lebih baik.

"Mari bersama-sama dengan pemerintah bersinergi membangun Lampung Selatan. Saya jelaskan juga, era saya mengedepankan basis kinerja. Teman-teman pers harus memahami itu. Intinya, zaman dulu berbeda dengan dengan sekarang yang lebih tertib administrasi," ujar Zainudin Hasan.

Ditambahkannya, Zainudin juga menginginkan adanya perimbangan dengan saling membantu antara pemerintah dan Pers. Ia mencontohkan, apabila setiap ada kegiatan Pemkab Lampung Selatan, sudah selayaknya wartawan ada disaat berlangsungnya kegiatan.

"Contoh, dari pemberitaan, setiap kegiatan pemda ada wartawannya. Silahkan mengajukan kontrak media. Hal itu akan diterima. Saya juga minta, PWI bersikap tegas, dapat memilah mana wartawan yang resmi dan yang tidak resmi". Tegasnya.

"Kemudian, dalam pemberitaan, buatlah berita yang beretika jangan membuat berita bersifat propokasi, fitnah. Silahkan membuat berita miring, misalkan ada pekerjaan jalan yang tidak sesuai dengan bestek, pelajari, pahami. Jika benar-benar dirasa tidak sesuai buat berita miring". Tandasnya

Sementara Ditempat yang sama, Ketua PWI Lampung Selatan Alpandi terlebih dahulu memperkenalkan satu persatu pengurus PWI Lampung Selatan periode 2017-2020 hasil Konferensi VI beberapa waktu lalu yang telah usai digelar.

"Kami sampaikan juga, anggota PWI Lampung Selatan status kewartawanannya jelas dan resmi. Sudah 80 persen anggota kita berkompetensi dengan ditandai memiliki kartu Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang dikeluarkan oleh Dewan Pers," tegas Alpandi.

Dikatakannya, PWI Perwakilan Lampung Selatan yang kini dinahkodai dirinya, siap bersinergi bersama pemerintah Lampung Selatan yang saat ini dipimpin oleh Bupati Zainudin Hasan dan Wakil Bupati Nanang Ermanto.

"Saya yakin dan percaya dukungan dari Bupati Zainudin Hasan, dan Ketua PWI Provinsi Lampung Supriyadi Alfian. PWI Lampung Selatan akan menyesuaikan diri dan siap bersinergi bersama pemerintah untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan," kata Alpandi sambil menyerukan tanda semangat kepada seluruh anggota PWI Lampung Selatan untuk siap bersinergi bersama Pemkab Lampung Selatan.

"Saya sebagai Ketua PWI Lampung Selatan ini, untuk kebersamaan seluruh anggota. Begitu juga merangkul teman-teman diluar pwi," Tutup Alpandi. (nz)

Jumat, 20 Januari 2017

Terkait ucapan Bupati Lamsel yang Kurang Sedap, Ketua PWI Lampung Ancam Boikot!

Terkait ucapan Bupati Lamsel yang Kurang Sedap, Ketua PWI Lampung Ancam Boikot!

Kaliandanews, Kalianda - Terkait ucapan Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan yang terkesan emosional, dalam menanggapi laporan Ketua PWI Lam-Sel Muslim Pranata tentang rencana kegiatan Konferkab PWI Lamsel. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung, Supriyadi Alfian Angkat Bicara.

Foto: Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung, Supriyadi Alfian (ist)
Supriyadi Alfian sangat menyayangkan hal tersebut bisa terjadi, menurutnya pernyataan seperti itu terkesan tidak layak untuk dilontarkan oleh orang nomor satu di Lampung Selatan itu.

"Yang pertama apa dulu masalahnya, apakah dia marah terkait dengan rencana pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) PWI Lampung Selatan, yang kedua apakah dia marah terkait dengan pemberitaan rekan-rekan wartawan. Jika dia marah terkair masalah Konferkab, PWI itukan organisasi profesi yang berdiri sendiri, biarkan saja berjalan sesuai dengan aturan organisasi itu." Ujar Supriyadi melalui sambungan telfon, Jumat (20/1) Sore.

Dikatakannya, apabila kemarahan itu terkait masalah pemberitaan di Lampung Selatan, seharusnya bisa dikomunikasikan terlebih dahulu dengan satker-satker terkait.

"Namun jika kemarahan bupati terkait berita, bisa dikomunikasikan dengan Satker terkait, misalnya Kominfo, Berita apa, kapan dan dimedia mana berita tersebut diterbitkan. Jika ada keberatan atas pemberitaan tersebut, Nara Sumber memiliki Hak Jawab dan itu bisa disampaikan kepada media yang memuat, bukannya marah-marah di Mesjid." Tambahnya

Menurut Bang Yadi tidak pada tempatnya seorang pemimpin sebuah Kabupaten Besar, marah didepan umum dengan persoalan yang belum jelas.

"Masa bupati marah-marah setelah shalat Jumat, seharusnya usai shalat itu menyampaikan kata-kata yang baik, dia kan Ustad." Ujarnya. Ketua PWI Lampung yang terpilih kedua kalinya pada akhir 2016 lalu ini, mengancam akan memerintahkan wartawan yang tergabung dalam PWI, untuk memboikot semua pemberitaan kegiatan Zainudin.

"Kalau memang Bupati tidak senang dengan wartawan dan tidak butuh pemberitaan tentang dirinya maupun Pemkab Lampung Selatan, saya akan perintahkan kawan-kawan untuk memboikot semua pemberitaan Bupati." Tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua PWI Lampung Selatan, Muslim Pranata sempat mendapat pernyataan yang tidak sedap dari Zainudin Hasan usai menyampaikan rencana kegiatan Konferkab dan rencana audiensi PWI Lampung Selatan dengan Bupati, usai shalat Jumat di Mesjid Agung Kalianda, sekitar pukul 13.15 Wib.

Bukannya mendapatkan jawabanya menyenangkan, Muslim dan sejumlah wartawan yang ada di sekitar lokasi justru menerima perkataan yang tidak layak didengar dari Adik Kandung Ketua MPR, Zulkifli Hasan ini.

"Silahkan kalau ada yang mau berseberangan dengan saya, silahkan, mau cara preman saya juga bisa preman. Kalau ada yang jago sekalian wartawan atau preman sampai jam dua malam saya tunggu dirumah." Kata Zainudin.

Sementara dari penuturan Muslim, Ia tidak tau menahu penyebab kemarahan Zainudin. Menurutnya Ia sengaja menemui Bupati usai shalat Jumat itu hanya untuk memberitahu kelanjutan rencan Pemilihan Ketua PWI Lamsel.

"Saya menyampaikan perihal rencana konferkab PWI, dan ingin audiensi dengan bupati, tapi karena jawaban bupati emosi ya saya diam saja. Saya sendiri tidak paham apa penyebab kemarahan beliau, mungkin beliau sedang lelah memikirkan pembangunan Lampung Selatan." Ucapnya. (Red)

Simak Sebelumnya: Usai Sholat Jumat, Zainudin: ''Kalian gak bakal menang kalo berseberangan sama saya''

Sabtu, 30 April 2016

Pertandingan Persahabatan tim PORWANAS PWI vs tim KALIANDA

Pertandingan Persahabatan tim PORWANAS PWI vs tim KALIANDA



KaliandaNews.com – Kalianda, pertandingan persahabatan antara Porwanas PWI melawan Tim Kalianda, ada puluhan pendukung menghiasi tempat duduk penonton gor mini, pertandingan kedua tim berlangsung seru, hujan gol tercipta pada pertandingan yang dilaksanakan di Gor Mini Kalianda, Sabtu (30/04/16).
Pada babak pertama tim Porwanas PWI langsung mengambil inisiatif serangan, alhasil gol terjadi pada menit ketiga, setelah pemain nomor 9 berhasil melewati 1 pemain Kalianda, kemudian memberikan umpan pendek kepada pemain nomor 3 pada posisi yang tidak terkawal, lalu sukses menjebol gawang tim Kalianda.
Selang 3 menit setelah gol pertama, gol kedua kembali tercipta. Setelah pemain nomor 9 sukses menggagalkan counter attack tim Kalianda, kemudian mengirimkan umpan kepada pemain nomor 8 yang berhasil menjebol gawang tim Kalianda dengan tendangan kerasnya, 2-0 untuk keunggulan tim Porwanas.
Pada menit ke-6, Porwanas kembali menambah keunggulan 3-0, pemain nomor 10 berhasil mengelabuhi 2 pemain Kalianda, yang langsung melepaskan tembakan Kalianda yang sempat membentur mistar gawang sebelum bola masuk kegawang.
Tidak ingin malu sebagai tuan rumah, tim Kalianda berinistiaf untuk keluar dari tekanan para pemain Porwanas. Dengan bermain tenang tim Kalianda berhasil memperkecil skor menjadi 3-1, melalui tendangan bebas, bola yang ditendang pemain nomor 10 Kalianda ini sukses menerobos kaki pagar para pemain PWI.
Setelah gol itu, para pemain tim Kalianda terus mencoba inisiatif menyerang, namun dengan pertahanan kokoh dan permainan solid yang dibangun oleh tim Porwanas. Tim Kalianda harus kembali menelan pil pahit, setelah gawang mereka kembali kemasukan 6 gol tambahan untuk tim Porwanas, lalu tim Kalianda hanya mampu membuat 1 gol tambahan pada paruh pertama, skor 9-2 bertahan hingga turun minum.

[caption id="attachment_2720" align="alignnone" width="300"]Pertandingan Persahabatan tim Porwanas vs tim Kalianda Foto: Randy[/caption]

Pada babak kedua, tim Porwanas PWI melakukan pergantian pemain, tim Senior masuk menggantikan seluruh pemain Junior. Dengan usia yang rata-rata sudah diatas kepala empat, tim Senior Porwanas PWI masih bisa bermain apik.
Gol ke-10 menjadi bukti, pemain bernomor 5 dari tim Porwanas PWI dengan mudah melewati hadangan pemain tim Kalianda, yang kemudian mengelabui kiper lawan dengan menendang bola kearah pojok kanan atas kiper tim Kalianda.
Tak lama setelah itu, tim Senior Porwanas PWI semakin gencar melakukan serangan, kiper tim Kalianda harus jatuh-bangun demi menyelamatkan gawangnya dari gempuran para pemain tim Porwanas. Namun apadaya, kiper tim Kalianda ini harus kembali memungut bola dari gawang, untuk kesekian kalinya. Alhasil, ada 4 gol tambahan yang dibuat oleh tim Porwanas PWI dan 2 gol tambahan untuk tim Kalianda.
Kualitas dan pengalaman memang tidak pernah berbohong, tim Senior Porwanas PWI memang unggul banyak dari segi teknik dan taktik, alhasil tim Kalianda harus mengakui kekalahan mereka dengan skor telak 13-4. (Rnd)