Selasa, 26 April 2016

Anak PAUD dan TK Padati Jalan Protokol Kalianda

Anak PAUD dan TK Padati Jalan Protokol Kalianda

polisi cilikKaliandaNews.com, Kalianda - Dalam rangka Hari Kartini dan menyambut Hari Pendidikan Nasional, Pusat Kerja Gugus (PKG) PAUD Terpadu Kecamatan Kalianda mengadakan acara Karnaval Anak Usia Dini yang dimulai di lapangan Korpri komplek Pemda Lampung Selatan dan berakhir di lapangan Cipta Karya Kalianda, selasa (26/04). Hadir dalam acara ini Bunda PAUD Lampung Selatan Jasmine Shahnaz Zainudin, Pj. Sekda, Camat Kalianda, Ibu Kapolres Lampung Selatan.

Sebelum melakukan pemotongan pita Bunda PAUD Lampung Selatan Jsmine Shahnaz Zainudin “Paud, TK, Kober dan TPA adalah tingkat pendidikan paling dasar yang merupakan masa paling keemasan dan kritis karna tidak akan terulang lagi pada masa nanti. Dalam membangun kecerdasan dan karakter anak bukan hanya peran tenaga pendidik tetapi peran orang tua sangat penting,” ucapnya.

Acara yang menjadi program tahunan ini bertujuan untuk mengenang dan meneladani sosok Pahlawan Wanita Indonesia R. A Kartini serta melatih kemandirian anak, rasa percaya diri, rasa kebersamaan dan menanamkan rasa bangga anak-anak terhadap Ibu dan Bapak guru untuk pengembangan anak usia dini.

Antusias peserta karnaval ini sangat besar, terlihat dari jumlah yang hadir sekitar 243 guru dan tenaga pendidik, 1650 anak PAUD dan TK se Kecamatan Kalianda yang terdiri dari 13 TK dan 43 PAUD. Acara ini juga dimeriahkan oleh Drumband PKG PAUD Terpadu kecamatan Kalianda.

Menurut Erna Yulis. SPd selaku Ketua Pelaksana PKG “Kita berharap acara selanjutnya bisa lebih baik, dan berpesan kepada Bapak Bupati dan Bunda Paud, agar Pusat Kerja Gugus (PKG) Kalianda diberikan Bantuan berupa alat Drumband, karna saat ini PKG Kalianda masih memakai Drumband hasil kreatifitas PKG PAUD terpadu yang terbuat dari bahan bekas,” (bob)
Peringati Hari Kartini, PAUD dan TK Konvoi Keliling Kota Kalianda

Peringati Hari Kartini, PAUD dan TK Konvoi Keliling Kota Kalianda

paud kalianda

KaliandaNews.Com, Kalianda -Ribuan murid TK dan Paud sekecamatan Kalianda, mengikuti kegiatan konvoi untuk memeriahkan peringatan hari Kartini. Acara konvoi yang berlangsung ini, dimeriahkan juga dengan atraksi drumband dari para murid TK dan PAUD, Selasa (26/04).

Kegiatan karnaval ini diikuti para murid PAUD dan TK sekecamatan Kalianda dengan berbagai kostum, mulai dari kostum Polri, Militer, Pilot dan beragam pakaian adat daerah setempat.

Para peserta konvoi dengan berjalan kaki melintasi kawasan Kota Kalianda mulai dari Lapangan Korpri Komplek Kalianda dan berakhir di Lapangan Cipta Karya Kalianda. Aneka atribut beragam warna tampak menghiasi kemeriahan Peringatan hari kartini ini. Meskipun sempat di guyur hujan gerimis, namun mereka tetap bersemangat berjalan kaki hingga titik akhir konvoi pawai.

Sementara itu, ketua pelaksana Pusat Kerja Gugus (PKG) Erna Yulis, S.pd menjelaskan, acara Karnaval berlangsung menyebutkan, ada 56 Lembaga, terdiri dari 13 TK, serta 43 PAUD dan Kelompok Bermain (Kober) dari seluruh Kecamatan Kalianda, yang mengikuti acra konvoi karnaval ini.

“Kita berharap dengan pelaksanaan ini, kedepannya pak Bupati dan Bunda Paud, agar Pusat Kerja Gugus (PKG) Kalianda diberikan Bantuan berupa Drumband, karna saat ini Pusat Kerja Gugus (PKG) Kalianda masih memakai Drumband hasil kreatifitas guru yang terbuat dari bahan bekas". Tutur Ketua Pelaksana Karnaval ini.
(nz)

Kamis, 17 Maret 2016

Ketua MPR RI Kembali Pulang Kampung, Membawa Pesan Tentang 4 PilarKebangsaan Kepada Guru Paud dan TK

Ketua MPR RI Kembali Pulang Kampung, Membawa Pesan Tentang 4 PilarKebangsaan Kepada Guru Paud dan TK


Kaliandanews.com, Kalianda – Gerakan Mengajar Seribu Guru (GMSG) dan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan untuk Guru Paud dan TK Lampung Selatan digelar di Aula Rajabasa komplek perkantoran Bupati Lampung Selatan, Kamis, (17/3/16).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua MPR RI Dr. H. Zulkifli Hasan, SE, MM,  Bupati Lampung Selatan beserta Wakil Bupati dan jajaran MUSPIDA Lampung Selatan, Ketua GMSG  Zita Anjani M.Sc dan mengudang sekitar 200 Guru PAUD dan TK dari Lampung Selatan.

Gerakan ini sendiri bertujuan untuk memperkenalkan metode pembelajaran yang modern dengan menggunakan metode montessori kepada Guru PAUD dan TK. Gerakan ini sendiri di Ketua oleh Zita Anjani M.Sc yang merupakan putri dari Ketua MPR RI.

Zita Anjani adalah founder dari Yayasan Batin Cahaya yang menaungi Sekolah Kids Republic. Zita rela meninggalkan karirnya di Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO demi membangun lembaga pendidikan usia dini di indonesia .GMSG(Gerakan Mengajar Seribu Guru) dibentuk pada bulan september 2015, sampai sekarang gerakan ini telah melakukan pelatihan gratis kepada guru TK dan PAUD dan akan terus diperluas hingga seluruh indonesia.

Pada kesempatan ini Zita mengatakan “Pendidikan adalah senjata yang terkuat yang bisa merubah dunia” kutipan dari Nelson Mandela.” Jadi peran kita semua terutama Guru sangatlah penting serta menjadi kunci masa depan Bangsa dan Negara dalam menghadapi tantangan Indonesia Tahun 2045”.

Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan membuka acara ini dan memberikan sambutannya “saat ini guru harus meninggalkan pola-pola lama dalam memberikan pengajaran  kepada anak. Dengan menggunakan metode montessori dalam mengajar, maka akan meningkatkan kreatifitas individu anak, dan saya berharap setelah diskusi acara ini PAUD Lampung Selatan menjadi PAUD terbaik di Lampung”.

Zanudin juga berencana akan mengadakan Festival Rajabasa sebagai ikon Lampung Selatan. “Kalau di Lampung ada Festival krakatau nanti di Lampung Selatan ada Festival Rajabasa, jadi Lampung Selatan nanti bisa dikenal sampai seluruh dunia” ucap Zainudin.

Disela-sela dalam memberikan materi Empat Pilar Kebangsaan, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan berkata “saya dulu diajarkan guru menggunakan penggaris panjang dan kalau lagi mengaji guru saya membawa rotan kalau salah ya langsung dihukum, memang cara seperti itu salah, tetapi bisa menghasilkan Ketua MPR dan Bupati apalagi dengan metode pembelajaran yang lebih modern bisa saja menghasilkan Presiden” ucapnya sambil tersenyum.

Ketua MPR RI juga akan memberikan pendidikan gratis tidak hanya 9 tahun tetapi 12 tahun. Pada kesempatan ini Ketua MPR RI juga meminta agar Bupati menyediakan balai pelatihan Guru PAUD dan TK di Lampung Selatan, dan melatih anak SMA yg tidak melanjutkan kuliahnya agar memiliki keterampilan yang akan dikembangkan saat mereka nanti pergi ke kota-kota besar.

Empat Pilar Kebangsaan yang dimaksud adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar, Negara dan Bhineka Tunggal Ika. “Jika Negara sudah Merdeka maka harus Bersatu, jika sudah Bersatu maka harus Berdaulat, jika sudah Berdaulat maka harus Berlaku Adil, dengan Berlaku Adil maka semua akan sejahtera dan damai” kata Zulkifli Hasan. (yb)