Senin, 26 September 2016

Polisi ungkap akun media sosial yang jualan ABG di Bandar Lampung

Polisi ungkap akun media sosial yang jualan ABG di Bandar Lampung

Ilustrasi Prostitusi online  | Foto: Okezone
KaliandaNews.com - Polda Lampung berhasil menangkap satu orang mucikari prostitusi online yang bernama Maya (24). Maya selama ini diduga telah menjual para perempuan muda di Bandar Lampung melalui media sosial.

Menurut informasi yang dihimpun tarif para perempuan muda tersebut untuk sekali kencan berkisar 1,5 juta sampai dengan 2 juta rupiah. Biasanya jika pelanggan setuju, maka mereka akan di bawa ke hotel.

Dalam pengakuannya kepada petugas, Maya mengaku telah menjalankan bisnis prostitusi online selama 6 bulan dan telah memiliki 19 anak buah yang rata-rata berusia 18 tahun keatas dari latar belakang profesi, seperti mahasiswi, pekerja kantoran, karyawati dan swasta.

Dalam menjalankan prakteknya, Maya mempromosikan para perempuan tersebut di akun media sosial miliknya lengkap dengan profil para perempuan yang dijajakan.

Mirisnya, Maya mengajak para perempuan muda yang eksis di media sosial untuk bergabung dengan dirinya dengan di iming-imingi uang yang banyak. Jika berminat maka perempuan tersebut akan dijajakan kepada pria hidung belang.

Kasubdit IV AKBP Ferdyan Indra Fahmi mengatakan kepada media, Selasa (27/9), bahwa kasus prostitusi online ini terungkap berkat adanya laporan bahwa di Bandar Lampung ada akun media sosial yang menjajakan para wanita muda. (**/kld)

Senin, 04 April 2016

Digrebek Saat Mesum, Pura-Pura Pakai Mukena Tapi Lupa Pakai Bawahannya,Kena Deh

Digrebek Saat Mesum, Pura-Pura Pakai Mukena Tapi Lupa Pakai Bawahannya,Kena Deh

jilbab mesum di hotel Mynewshub

KaliandaNews.com – Jangan pernah coba-coba melakukan hubungan layaknya suami istri jika belum menikah, selain berdosa menurut sisi agama, ada faktor psikologis yang akan membuat dirimu menyesal meski kamu sulit melepasnya jika sudah menagih, layaknya narkoba, sex juga bisa menyandu lho?. Kalo sudah gitu biasanya cari tempat untuk melakukannya, kalo kena grebek atau ke pergok, malunya gak ketulungan. Keluargapun di buat malu.

Di Malaysia, ada sepasang bukan muhrim yang ketahuan berduaan di hotel, ketika petugas razia menggendor pintu kamar, sang gadis buru-buru mengenakan mukena, maksudnya untuk mengelabui petugas seakan-akan baru selesai menunaikan sholat subuh. Peristiwa ini terjadi di sebuah hotel murah, Jalan Sekilau, Kuantan, Pahang, Malaysia, belum lama ini.

Namun taktik itu gagal memperdaya petugas Jabatan Agama Islam Pahang (JAIP). Karena remaja perempuan itu ditemukan lupa memakai bawahannya.

Sementara pasangannya ditemukan bersembunyi di atas lemari dalam kondisi tanpa pakaian.

Remaja perempuan berusia 21 tahun itu kemudian ditahan bersama pasangan bukan muhrimnya yang berusia 20-an, karena diyakini berbuat mesum di dalam kamar hotel tersebut.

Dalam penggebrekan pada pukul 6.30 pagi waktu Malaysia yang menyertakan wartawan itu, para petugas JAIP menolak alasan pasangan pria perempuan tersebut yang memasuki kamar hotel untuk mengirim setrika.

"Kami tidak percaya kamu mengirim setrika, kalaupun kamu berbuat begitu mengapa harus berdua-duaan dan berada dalam kondisi telanjang," kata salah seorang petugas JAIP di tempat kejadian.

Akibat gagal menjawab berbagai pertanyaan petugas, pasangan tersebut akhirnya 'menyerah' sebelum dibawa ke kantor JAIP Kuantan untuk konseling dan penyelidikan lebih lanjut. (kld | dream)

Sabtu, 16 Januari 2016

Jaringan Prostitusi Online yang Melibatkan Nikita Mirzani Tertangkap di
Bakauheni

Jaringan Prostitusi Online yang Melibatkan Nikita Mirzani Tertangkap di Bakauheni

KaliandaNews.com, Jakarta – Salah satu tersangka jaringan prostitusi artis yang melibatkan artis seksi Nikita Mirzani berinisial A tertangkap di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan (16/1/16) dini hari tadi. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti.

Menurut Kepala Sub Direktorat III Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Kombes Pol Umar Surya Fana, tersangka A memiliki peran yang sangat signifikan dalam kasus ini.

"Dia sudah ditahan di bareskrim, perannya sangat signifikan, jadi dari O ke F, F ke A, dan dari A ke NM dan bawa NM ke HI," ungkap Umar.

Saat ini A masih menjalani pemeriksaan insentif pihak kepolisian. (kld)