Kamis, 16 Maret 2017

Pembenahan Kualitas dan Fasilitas RSUD dr. Bob Bazar Kian Mendaki

Pembenahan Kualitas dan Fasilitas RSUD dr. Bob Bazar Kian Mendaki

Kalianda, Kaliandanews - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kebanggaan masyarakat Lampung Selatan RS dr. Bob Bazar, SKM Kalianda, nampaknya kian berbenah demi meningkatan mutu kualitas dan fasilitas Rumah Sakit.
Foto: RS dr. Bob Bazar Bob Bazar, SKM Kalianda (ist)
Hal tersebut terlihat dari pemberlakuan Jam besuk Rumah sakit serta pemasangan pintu masuk otomatis yang dinilai cukup memberi kenyamanan dan kedisiplinan untuk para pasien dan pengunjung Rumah Sakit.

Disela-sela kesibukannya saat memonitoring kawasan Rumah Sakit, Kepala Direktur dr. Diah Anjarini menjelaskan, pemberlakuan jam besuk pasien ini untuk memberi kenyamanan terhadap Pasien agar bisa beristirahat total saat menjalani perawatan.

"Sekarang sudah ada petugas yang stand by mengawasi warga yang akan membesuk. Pembesuk akan dibekali ID Card, apabila tidak mengenakan ID Card, petugas secara tegas akan melarangnya. Tanggapan pasien juga sangat positip, mereka memberikan apresiasi atas di berlakukannya jam besuk ini" Kata Diah, Kamis (16/3).

Terlebih ia menambahkan, untuk pemberlakuan jam besuk pasien ini terbagi menjadi dua tahap, tahap pertama pada pukul 11.00 - 13.00 WIB bertepatan pada waktu istirahat siang. Kemudian untuk tahap kedua pada pukul 17.00 - 20.00 WIB Sore.

"Nanti pengunjung hanya diperbolehkan membesuk pada waktu itu saja. Apabila sudah melewati batas jam besuk, petugas akan menyisir ruangan untuk memperingatkan kalau waktu besuknya sudah habis. Jadi nanti sudah tidak ada lagi orang-orang yang nongkrong di area ruangan pasien apalagi pas malam hari, karna bertahap akan kita tertibkan" tambahnya

Sementara untuk kenyamanan parkir pengunjung, pihak Rumah Sakit sudah menerapkan sistem parkir dengan menggunakan plang pintu otomatis. Dimana, para pengunjung hanya dengan menekan tombol untuk membuka pintu dan mendapatkan kartu parkir.

"Untuk ketertiban parkir, kita sudah menggunakan pihak ketiga. petugasnya kita akan berdayakan warga lokal. Jadi pengunjung tinggal menekan tombol untuk membuka pintu masuk kawasan RS. Kemudian nanti di pintu keluar pengunjung menunjukan karcis tadi dan akan dikenakan tarif" Pungkas Mantan Kepala UPT Puskesmas Penengahan Lamsel.

Diketahui, tarif parkir yang berlaku di Rumah Sakit Bob Bazar dihitung per Jam. Untuk Jam pertama, pengunjung kendaraan bermotor di kenakan tarif sebesar 2.000 Rupiah sampai dengan tarif maksimal sebesar 5000 Rupiah. Sementara untuk Mobil dikenakan tarif 3.000 Rupiah dan tarif maksimal sebesar 7.000 Rupiah. (nz)

Kamis, 16 Februari 2017

RSUD Bob Bazar Kalianda, Kuburkan Mayat Tanpa Identitas

RSUD Bob Bazar Kalianda, Kuburkan Mayat Tanpa Identitas




Kalianda, Kaliandanews.com - Pihak RSUD Bob Bazar Kalianda, memutuskan untuk menguburkan mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, hari Selasa (14/02) lalu.

Hal tersebut dilakukan, lantaran sampai dengan saat ini belum ada keluarga yang merasa kehilangan atau melapor. Sebelumnya mayat tersebut diantar oleh pihak KSKP Pelabuhan Bakauheni.

"Dianter, kalau gak salah tiga hari yang lalu mas," ungkap Burhan petugas kamar mayat RSUD Bob Bazar Kalianda, Jumat (17/02).


Ia menuturkan, rencana mayat tersebut akan dikuburkan di Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda pada siang hari ini.

"Kalau masih belum ada yang mengaku sebagai keluarganya, hari ini kita kubur, soalnya udah tiga hari." terang pria yang telah 17 tahun menjadi petugas di kamar mayat RSUD Bob Bazar Kalianda.

Plt Direktur RSUD Bob Bazar juga membenarkan, menurutnya apabila dalam 3 hari tidak ada pihak keluarga yang mengakui mayat tersebut, mayat akan dimakamkan dilahan milik Rumah Sakit.

"Itu memang sudah sesuai prosedur, karena kalau sudah tiga hari masih dibiarkan mayatnya akan membusuk. Makanya segera dimakamkan dilahan yang juga milik RS, dan pemakamannya pun sesuai dengan tata cara selayaknya" Tutur dr. Diah Najarini.

Sementara saat dikonfirmasi mengenai penemuan mayat tanpa identitas tersebut, Kapol KSKP Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, AKP Enrico Donald Sidauruk mengatakan, mayat tersebut ditemukan di sekitar Dermaga 3 pelabuhan Bakauheni, Selasa (14/02) sekitar pukul 18.00 Wib.

"Dari informasi yang kami dapat, sebelum meninggal, perempuan itu sempat 1 minggu bolak-balik Bakauheni-Merak, tidak jelas yang dilakukannya," ucap Enrico melalui pesan Whatsapp, Jumat (17/02).

Saat ditemukan, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang dialami mayat perempuan yang memakai celana jeans dan kaos warna merah tersebut.

"Usia sekitar 27-34 tahun, dengan ciri-ciri fisik rambut panjang, wajah lonjong, kulit sawo matang dan memiliki tanda bekas luka di kaki kiri," ungkap Enrico. (yb/kur)

Jumat, 20 Januari 2017

Jabat Direktur PLT Bob Bazar, dr. Diah Anjarini: "Blusukan akan jadi Rutinitas"

Jabat Direktur PLT Bob Bazar, dr. Diah Anjarini: "Blusukan akan jadi Rutinitas"

Kaliandanews, Kalianda - Berdasarkan Surat Perintah (SP) Bupati Lampung Selatan nomor 20/V.05/SP/2017 Tanggal 18 Januari 2017. dr. Diah Anjarini, M.EPID, resmi dikukuhkan di Aula RS Bob Bazar, Kamis (19/1) kemarin, sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Rumah Sakit Bob Bazar Kalanda yang baru. Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Kesehatan dr. JIMMY B. HUTAPEA, MARS, Dokter Spesialis RS, serta seluruh Staff Internal RS.
Foto: RS Bob Bazar (Ist)
Saat diwawancarai diruang kerjanya, langkah apa yang segera dilakukan pasca dikukuhkan sebagai PLT RS Bob Bazar, dr. Diah menuturkan, dirinya mengaku sudah melakukan beberapa pengecekan disejumlah bagian. Salah satunya pengecekan pada bagian parkir RS.

"Ya kemarin itu saya tanya berapa bayar parkirnya, katanya 5 ribu, kemudian saya tanya lagi kemana itu uang parkirnya, jawabnya malah gak tau, katanya emang ibu ini siapa?, baru disitu saya bilangin baik -baik, kalo nanti sistem parkirnya harus bisa lebih profesional lagi, agar jelas nanti kemana kemana hasilnya" ujar Mantan Kepala UPT Puskesmas Penengahan Lamsel

Selain dari pada itu, dr. Diah juga mengatakan, dirinya mengaku sudah melakukan blusukan sampai tengah malam, karna menurutnya kalo sudah malam jarang yang mengontrol lingkungan di Rumah sakit.

"ya kalo saya sih mas, sesuai dengan arahan pak bupati saja, karna kata beliau, bagaimana kita bisa tau kalo kita tidak terjun langsung ke lokasi, makanya saya lakukan malam dan ini akan kita jadikan rutinitas, bkn karna baru jadi PLT . Karna kalo malam itu orang udah jarang yang ngontrol, pengunjung-pengunjung berkeliaran kemana mana"

Lebih dalam Diah menjelaskan, Visi Misinya sama dengan arahan Bupati Lampung Selatan. Ia ingin melaksanakan sesuai dengan intruksi pak bupati, bawasanya yang perlu dibenahi itu adalah, Konsep Perawatnya, kebersihan, Keamanan dan Parkir.

"Ya itu yang harus di prioritaskan saat ini, karna pak bupati intruksinya begitu. Soal caranya nanti kita akan pake Outsourcing semua, mulai dari kebersihan, parkir, kemudian keamanannya. Tapi rencanaya pekerjanya nanti di ambil dari orang sini semua, dan maunya pak bupati juga begitu yang kerja orang sini"

Saat disinggung berapa lama dirinya akan menjabat sebagai PLT dan kemungkinan akan menjadi Definitif, dirinya enggan untuk banyak berharap. Menurutnya ia akan menjalankan sesuai intruksi dan bekerja secara Profesional sesuai tanggung jawabnya saat ini.

"kalo berapa lama saya jadi PLT dan kapan resmi jadi kepala RS, saya gak tau mas, saya juga gak mau terlalu berharap saat ini, yang pasti saya akan bekerja Profesional sesuai tupoksi dan memenuhi tugas dengan tanggung jawab serta instruksi untuk meningkatkan kualitas RS" Tutupnya (nz)