Selasa, 24 Januari 2017

Tersangka Pembakar Pemuda di Pringsewu Ditembak

Tersangka Pembakar Pemuda di Pringsewu Ditembak


Kaliandanews.com, Tanggamus - Tersangka pembakaran yang menyebabkan korban Elfinda Rezki Pratama (19), harus mengalami luka bakar 65 persen disekujur tubuhnya, berhasil ditangkap Kepolisian Sektor (Polsek) Pringsewu, Selasa (24/1/17).

Kapolsek Pringsewu, Kompol Maimun Karim mendampingi Kapolres Tanggamus AKBP Ahmad Mamora, S.Ik mengatakan, tersangka Hendrik als Jabrik warga Kelurahan Pringsewu Timur, yang merupakan teman main dari korban sendiri, ditangkap selang waktu 12 jam setelah peristiwa naas itu terjadi.

Hendrik als jabrik (20) di tangkap sekitar jam 15.00 Wib saat bersembunyi dirumah temannya. Tetapi  saat penangkapan tersangka berusaha melawan petugas, sehingga di lakukan tembakan terukur pada kaki kanannya.

Baca juga : Disiram Pertalite oleh Temannya, Warga Pringsewu Selatan Alami Luka Bakar Parah

“tersangka kami tangkap di rumah temannya di pekon Waluyojati kecamatan Pringsewu kabupaten Pringsewu, karena berusaha melawan ditembak pada bagian kaki” ujar Kompol Maimun Karim.

Adapun motif pemuda yang sekujur tubuhnya bertato itu melakukan penganiayaan dengan menyiramkan Pertalite ketubuh korban, hasil pemeriksaan tersangka, karena merasa tersinggung disuruh pulang oleh korban.

“korban menyuruh tersangka pulang, tetapi tersangka tersinggung dan pergi membeli pertalite dimasukan kedalam botol minuman keras, sesampainya ditempat berkumpul langsung menyiramkan bbm dan membakar korban” imbuh Kapolsek.

Saat ini tersangka di tahan di Rutan Polsek Pringsewu, atas perbuatannya di jerat pasal 187 jo 351 ayat 3 KUHP tentang Penganiayaan mengakibatkan korban mengalami luka berat dengan ancaman 12 tahun penjara.

Sumber : Tribratanews.Polri.go.id/N.Muslih

Minggu, 22 Januari 2017

Sekda Tanggamus di Tangkap di Hotel di Duga Pesta Narkoba, Kapolda: Hasilnya negatif untuk psikotropika

Sekda Tanggamus di Tangkap di Hotel di Duga Pesta Narkoba, Kapolda: Hasilnya negatif untuk psikotropika

 Dari penggeledahan ditemukan dua butir erimin 5 atau happy five jenis psikotropika golongan IV dalam dompet Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus Mukhlis Basri
Kapolda Lampung saat dikonfirmasi terkait penangkapan Sekda Tanggamus | Foto: ist
Kaliandanews.com - Tertangkapnya Sekda Tanggamus oleh  Direktorat Narkoba Polda Lampung, Sabtu (21/1/17) sekitar pukul 23.30 WIB, dibenarkan oleh Kapolda Lampung Inspektur Jenderal Polisi Soedjarno saat singgah di Kota Agung Tanggamus.


Didampingi pejabat utama dan Kapolres Tanggamus, AKBP Ahmada Mamora, Kapolda mengatakan akan melaksanakan kunjungan kerja ke Lampung Barat, menyempatkan singgah di Kota Agung guna menunaikan ibadah sholat dzuhur.

Lanjut Kapolda, saat menjawab pertanyaan awak media mengenai penangkapan Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus Mukhlis Basri, pegawai negeri sipil Pemerintah Provinsi Lampung bernama Oktarika, M Doni Lesmana, Eddi Yusuf dan anggota DPRD Tanggamus Nuzul Irsan. di kamar 207 dan 208 Hotel Emersia Bandarlampung.

“Jadi benar kejadian itu, tadi malam sekitar pukul 23.30 WIB. Dit Narkoba menggrebek empat pria berinisial MB, NI, EY, dan DL serta satu wanita berinisial O, Dari penggeledahan ditemukan dua butir erimin 5 atau happy five jenis psikotropika golongan IV dalam dompet MB dan lima butir lagi di dalam kotak perhiasan O,” beber Irjen Pol Soedjarno, Minggu (22/1/17) siang.

Saat ini lima orang yang diamankan termasuk pejabat kabupaten Tanggamus, sedang diperiksa secara instensif oleh Dit Narkoba. Mereka juga sudah dilakukan tes urin.

“Hasilnya memang negatif untuk psikotropika. Namun untuk hasil tes urine eriminnya masih didalami lagi,” tegas Kapolda. (red | tribratanews.polri.go.id)

Jumat, 06 Mei 2016

Tanggamus Lampung Gempa Lagi!

Tanggamus Lampung Gempa Lagi!


Gempa berkekuatan 5,3 Skala Richter  kembali landa Tanggamus, gempa ini sempat membuat panik warga Tanggamus Lampung, Jumat (6/5).

Menurut informasi yang didapat dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, gempa tersebut terjadi sekitar pukul 09.04 WIB. Pusat gempat di 6.46 LS dan 104.27 BT, tepatnya 132 kilometer sebelah Barat Daya Kota Agung dengan kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut.

"Pusat gempa di Samudera Hindia. Gempa tidak berpotensi tsunami," kata Sutopo di Jakarta, Jumat (6/5).

Tidak ada korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat gempa ini, tambahnya. (editor:renggo)