Sabtu, 25 Maret 2017

Ahmad Ishomuddin "Saya Hadir bukan atas nama PBNU, MUI atau IAIN Lampung"

Ahmad Ishomuddin "Saya Hadir bukan atas nama PBNU, MUI atau IAIN Lampung"

Foto: Istimewa

Oleh: Ahmad Ishomuddin

BEBERAPA waktu lalu saya diminta oleh penasehat hukum bapak BTP (Ahok) untuk menjadi saksi ahli atas kasus penodaan agama yang didakwakan kepadanya. Penasehat hukum dalam UU Advokat juga termasuk penegak hukum di negara konstitusi Republik Indonesia, sebagaimana dewan hakim dan para JPU (Jaksa Penuntut Umum). Karena kesadaran hukumlah saya bersedia hadir dan menjadi saksi ahli dalam sidang ke-15.

dan sudah siap mental menghadapi resiko apa pun, termasuk mempertaruhkan jabatan saya yang sejak dulu saya tidak pernah memintanya, yakni baik sebagai Rais Syuriah PBNU (periode 2010-2015 dan 2015-2020) maupun Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat (2015-2020), demi turut serta menegakkan keadilan itu.

Sebab, sepertinya umat Islam sudah lelah dan kehabisan energi karena terlalu lama mempersengketakan kasus pak BTP (Ahok). Sebagian umat yakin ia pasti bersalah dan sebagian lagi menyatakan belum tentu bersalah menistakan QS. Al-Maidah ayat 51.

Oleh sebab itu, persengketaan dan perselisihan tersebut segera diselesaikan di pengadilan, agar di negara hukum kita tidak memutuskan hukum sendiri-sendiri. Saya hadir, sekali lagi saya nyatakan, di persidangan karena diminta dan karena ingin turut serta terlibat untuk menyelesaikan konflik seadil-adilnya di hadapan dewan hakim yang terhormat.

Saya hadir di persidangan bukan atas nama PBNU, MUI, maupun IAIN Raden Intan Lampung, melainkan sebagai pribadi. Tidak mewakili PBNU dan MUI karena sudah ada yang mewakilinya.

Saya bersedia menjadi saksi ahli pada saat banyak orang yang diminta menjadi saksi ahli pihak pak BTP berpikir-pikir ulang dan merasa takut ancaman demi menegakkan keadilan. Dalam hal ini saya berupaya menolong para hakim agar tidak menjatuhkan vonis kepadanya secara tidak adil (zalim), yakni menghukum orang yang tidak bersalah dan membebaskan orang yang salah.

Tentu karena saya juga berharap agar seluruh rakyat Indonesia tenang dan tidak terus menerus gaduh apa pun alasannya hingga vonis dewan hakim diberlakukan. Rakyat harus menerima keputusan hakim agar tidak ada lagi anak bangsa ini main hakim sendiri di negara hukum.

Saya hadir sebagai saksi ahli agama karena dinilai ahli oleh para penasehat hukum terdakwa, dan di muka persidangan saya tidak mengaku sebagai ahli tafsir, melainkan fiqih dan ushul al-fiqh. Suatu ilmu yang sudah sejak lama saya tekuni dan saya ajarkan kepada para penuntut ilmu. Namun, itu bukan berarti saya buta dan tidak mengerti sama sekali dengan kitab-kitab tafsir.

Alhamdulillah, saya dianugerahi oleh Allah kenikmatan besar untuk mampu membaca dan memahami dengan baik berbagai referensi agama seperti kitab-kitab tafsir berbahasa Arab, bukan dari buku-buku terjemahan. Semua itu adalah karena barakah dan sebab doa dari orang tua dan para kyai saya di berbagai pondok pesantren.

Saat saya ditanya tentang pendidikan terakhir saya oleh ketua majelis hakim, saya menjawab bahwa pendidikan formal terakhir saya adalah Strata 2 konsentrasi Syari’ah. Saya memang belum bergelar Doktor, meski saya pernah kuliah hingga semester 3 di program S-3 dan tinggal menyusun disertasi namun sengaja tidak saya selesaikan. Jika ada yang menyebut saya Doktor saya jujur dengan mengklarifikasinya, sebagaimana saat orang menyebut saya haji, karena benar saya belum haji.

Bagaimana saya mampu berhaji, saya miskin dan banyak orang yang tahu bahwa bahwa saya sekeluarga hidup sederhana di rumah kontrakan yang sempit. Namun sungguh saya tidak bermaksud melakukan pembohongan publik. Saya yakin sepenuhnya bahwa penguasaan ilmu dan kemuliaan itu adalah diberikan oleh Allah kepada para hamba yang dikehendaki-Nya dan karenanya saya tidak pernah merendahkan siapa saja.

Titel kesarjanaan, gelar panggilan kyai haji, dan pangkat bagi saya bukanlah segalanya. Saya berusaha menghormati siapa saja yang menjaga kehormatannya. Bagi saya berbeda pendapat adalah biasa dan wajar saja dan karenanya saya tetap menaruh hormat kepada siapa saja yang berbeda dari saya, terutama kepada orang yang lebih tua, lebih-lebih kepada para kyai sepuh.

Dalam persidangan ke-15 itu tentulah saya menjawab dengan benar, jujur, tanpa sedikitpun kebohongan, di bawah sumpah semua pertanyaan yang diajukan, baik oleh Majelis Hakim, para Penasehat Hukum, maupun para para Jaksa Penuntut Umum (JPU). Apabila para saksi, baik saksi fakta maupun saksi ahli, yang diajukan JPU lebih bersifat memberatkan terdakwa karena yakin akan kesalahannya, maka saya sebagai saksi ahli agama yang diajukan oleh para Penasehat Hukum bersifat meringankannya, selanjutnya nanti majelis hakimlah yang akan memutuskannya.

Kesaksian itu saya berikan berdasarkan ilmu, sama sekali bukan karena dorongan hawa nafsu seperti karena ingin popularitas, karena uang dan atau keuntungan duniawi lainnya. Sungguh tidaklah adil dan bertentangan dengan konstitusi jika saya disesalkan, dilarang, dimaki-maki, diancam dan bahkan difitnah karena kesaksian saya itu, baik di dunia nyata maupun di dunia maya.

Sangat disesalkan bahwa gelombang fitnah dan teror telah menimpa saya, terutama di media sosial yang kebanyakan ditulis dan dikomentari tanpa tabayyun. Berita yang beredar tentang diri saya dari sisi-sisi yang tidak benar langsung dipercaya dan segera terburu-buru disebarluaskan. Di antaranya berita bahwa saya menyatakan bahwa QS. Al-Maidah ayat 51 tidak berlaku lagi, tidak relevan, atau expired. Berita itu berita bohong (hoax).

Yang benar adalah bahwa saya mengatakan bahwa konteks ayat tersebut dilihat dari sabab an-nuzulnya terkait larangan bagi orang beriman agar tidak berteman setia dengan orang Yahudi dan Nasrani karena mereka memusuhi Nabi, para sahabatnya, dan mengingkari ajarannya. Ayat tersebut pada masa itu tidak ada kaitannya dengan pemilihan pemimpin, apalagi pemilihan gubernur.

Adapun kini terkait pilihan politik ada kebebasan memilih, dan jika berbeda hendaklah saling menghormati dan tidak perlu memaksakan pendapat dan tidak usah saling menghujat. Kata “awliya’ ” yang disebut dua kali dalam ayat tersebut jelas terkategori musytarak, memiliki banyak arti/makna, sehingga tidak monotafsir, tetapi multi tafsir.

Pernyataan saya tersebut saya kemukakan setelah meriset dengan cermat sekitar 30 kitab tafsir, dari yang paling klasik hingga yang paling kontemporer.

Saya sangat mendambakan dan mencintai keadilan. Oleh sebab itu, setiap ada berita penting menyangkut siapa saja, baik muslim maupun non muslim, lebih-lebih jika menyangkut masa depan dan menentukan baik-buruk nasibnya, maka jangan tergesa-gesa dipercaya. Untuk menilai secara adil dan menghindarkan kezaliman menimpa siapa pun maka berita itu harus diteliti benar tidaknya dengan hati-hati, wajib dilakukan tabayyun (klarifikasi) kepada pelakunya atau ditanyakan kepada warga di tempat kejadian perkara.

Dalam hal terkait pak BTP (Ahok) saya tahu bahwa dalam mengeluarkan sikap keagamaan yang menghebohkan itu MUI Pusat tidak melakukan tabayyun (klarifikasi) terlebih dahulu, baik terutama kepada pak BTP (Ahok) maupun langsung kepada sebagian penduduk kepulauan Seribu, karena MUI Pusat merasa yakin dengan mencukupkan diri dengan hanya menonton video terkait dan memutuskan Ahok bersalah menistakan Alquran dan Ulama.

Padahal dalam Alquran diperintahkan agar umat Islam bersikap adil dan sebaliknya dilarang zalim, kepada siapa saja meskipun terhadap orang yang dibenci. Maka janganlah berlebihan dalam hal apa saja, termasuk jangan membenci berlebihan hingga hilang rasa keadilan.

Bila kemudian saya menyatakan pendapat yang berbeda dengan Ketua Umum MUI (KH.
Ma’ruf Amin) sebagai saksi fakta dan Wakil Rais Aam PBNU (KH. Miftahul Akhyar) sebagai saksi ahli agama di sidang pengadilan itu, maka itu hal biasa, wajar, dan hal yang lazim saja.

Bagi saya berbeda pendapat itu tidak menafikan penghormatan saya kepada dua kyai besar tersebut. Dalam hal yang didasari oleh ilmu, bukan hawa nafsu, berbeda itu biasa dan merupakan sesuatu yang berbeda dari persoalan penghormatan. Sebagai muslim saya terus memerangi nafsu untuk bersikap tawadlu’ (rendah hati) sepanjang hayat.

Terhadap setiap pujian kepada saya, saya tidak bangga dan saya kembalikan kepada pemilik semua pujian yang sesungguhnya, Allah Ta’ala. Sebaliknya, terhadap caci maki, celaan, fitnah dan apa saja yang menyakiti hati saya tidak kecewa dan tidak takut, karena saya menyadari keberadaan para pencaci di dunia yang sementara ini. Saya harus berani menyampaikan apa yang menurut ilmu benar. Rasanya percuma hidup sekali tanpa keberanian, dan menjadi pengecut. Kebenaran wajib disampaikan, betapa pun pahitnya.

Hanya kepada Allah saya mohon petunjuk dan perlindungan. Semoga kita dijauhkan dari kezaliman, kejahatan syetan (jenis manusia dan jin), dan dijauhkan dari memperturutkan hawa nafsu. (*)

Sumber: Radar Lampung

Rabu, 22 Maret 2017

Akibat ATM Tertelan, Saldo Rekening Warga Pringsewu Terkuras 40 Juta, Begini Ceritanya

Akibat ATM Tertelan, Saldo Rekening Warga Pringsewu Terkuras 40 Juta, Begini Ceritanya

Kaliandanews.com – Seorang  ibu rumah tangga MI (35) asal pekon Banyumas kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu menjadi korban tindak pidana penipuan saat akan mengambil uang di ATM BRI Indomaret Gisting, Kabupaten Tanggamus, Selasa (21/3) kemarin.


Diterangkan Kasubbag Humas Polres Tanggamus, Iptu Yulmartin, saat itu korban MI mengantri akan melakukan pengambilan uang, di depannya terdapat dua orang  dan di belakang  terdapat satu orang.

Lanjut Yulmartin, setelah giliran korban mengambil uang ternyata kartu ATM nya tertelan, lalu laki-laki yang mengantri di belakang korban langsung menghampiri korban dan menekan tombol mesin ATM tersebut dengan dalih membantu korban.

Karena panik, korban menekan kode pin ATM  juga menekan angka 002 dan menekan cancel, menuruti perintah orang tersebut dengan alasan agar kartu ATM bisa keluar.

Kepanikan korban berlanjut memanggil pegawai Indomaret namun pegawai tersebut tidak bisa berbuat apa-apa, tidak lama seseorang yang  membantu tadi, menyuruh korban ke bank BRI untuk mengurus ATM yang tertelan. Korbanpun bergegas  ke Unit BRI Gisting.

Di BRI, korban mengambil uang 500 ribu rupiah, lalu korban  meminta telleer untuk mengecek saldo direkeningnya, korban kaget mengetahui saldo direkeningnya berkurang banyak, dan pada saat itu juga terjadi  transaksi tiga kali dari ATM Indomaret Gisting, sehingga pemblokiran rekening dilakukan.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar 40 juta dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Talang Padang.

Atas laporan tersebut Polsek Talang Padang melakukan upaya pengecekan TKP dan penyelidikan baik melalui rekaman CCTV dan pemeriksaan saksi-saksi.

Humas Polres Tanggamus menghimbau agar masyarakat selalu berhati-hati dalam bertransaksi apalagi sampai memberitahukan pin ATM kepada orang lain.

“Penjagaan ATM dan himbauan kepada masyarakat selalu kami lakukan, tetapi kembali kepada kewaspadaan masyarakat. Jangan sampai bernasib sama dengan korban penipuan tersebut” tandas Kasubbag Humas Polres Tanggamus, Iptu Yulmartin. (red | Tribrata).

Senin, 20 Maret 2017

Karir Belum Mati, Andika Eks Kangen Band Dilantik Jadi Petinggi Partai Demokrat Lampung

Karir Belum Mati, Andika Eks Kangen Band Dilantik Jadi Petinggi Partai Demokrat Lampung

Kaliandanews.com - Meski sering berurusan dengan hukum, Bekas vokalis Kangen Band, Andika Mahesa belum mati dalam menapak karirnya. Vakum di dunia musik, Andika banting setir terjun ke dunia politik. Tak tanggung-tanggung pemilik tembang cinta yang sempurna ini dilantik sebagai Wakil Ketua Bidang Seni dan Budaya DPD Partai Demokrat Lampung, Minggu (19/3) kemarin.
Foto: ist
Melalui akun instagram pribadinya, Andika membagikan foto ketika mengenakan almamater partai Demokrat. Andika tampak hadir dalam pelantikan kader salah satu Partai Demokrat di Lampung pada Minggu (19/3) kemarin.

Ketua DPP Partai Demokrat Didik Mukriyanto membenarkan Andika telah dilantik menjadi pengurus DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung. Andika diberi jabatan petinggi DPD Demokrat Lampung.

"Teman-teman DPD Lampung mengkonfirmasi, betul Andika masuk sebagai pengurus DPD Partai Demokrat Lampung. Dilantik kemarin sebagai Wakil Ketua Bidang Seni dan Budaya DPD Partai Demokrat Lampung," kata Didik saat dihubungi, Senin (20/3).

Didik menjelaskan, komposisi pengurus DPD Partai Demokrat sudah disusun sejak sebulan lalu. Penunjukan Andika sebagai pengurus didasarkan pada kapasitas, kapabilitas, dan kompetensinya di dunia musik.

"Selain kapasitas dan kompetensinya, juga komitmen serta loyalitas dan kesamaan platform, nilai perjuangan yang diperjuangkan Partai Demokrat dan pribadi pengurus tersebut," jelasnya.

Pengalaman dan rekam jejak pelantun lagu 'Yolanda' sebagai musisi menjadi salah satu penilaian Demokrat menunjukkan sebagai pengurus.

"Kalau melihat rekam jejak Andika sebagai penggiat seni dan budaya, tentu itulah salah satu parameter DPD Partai Lampung mendudukkan Andika pada bisa seni budaya tersebut," ucap Didik. (Red | merdeka.com)

Minggu, 19 Maret 2017

Pengurus DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung Masa Bhakti 2016-2021 Dilantik

Pengurus DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung Masa Bhakti 2016-2021 Dilantik

Kaliandanews.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Lampung dan Pengurus DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung masa bhakti 2016-2021 dilantik di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Minggu malam (19/03/2017).


Dalam pelantikan yang dilakukan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan melantik Ridho Ficardo yang juga Gubernur Lampung sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Lampung masa bakti 2016-2021

Prosesi pelantikan hari ini diawali dengan pembekalan kepada kader Partai Demokrat Lampung dan donor darah oleh seluruh pengurus DPD-PD Lampung terpilih, seluruh Ketua DPC-PD dan seluruh anggota Fraksi PD DPRD se-Lampung yang digelar di kantor DPD-PD Lampung.

Acara Pelantikan kali ini dihadiri sejumlah pengurus inti partai, diantaranya Andi Tomo (Wakil Sekjen DPP), Indrawati Sukadis (Bendahara umum DPP), Fajar Sampurno (Direktur Eksekutif DPP). Hadir pula pimpinan-pimpinan partai, Bupati dan wakil, walikota dan wakil, serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya.

"Acara hari ini bukan hanya pelantikan, namun juga konsolidasi yang memberikan dampak positif bagi partai kedepan, terutama dalam menyambut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, Pemilihan Legislatif (Pileg), dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019," ujar Imer Darius, Ketua Pelaksana Pelantikan.

Prosesi pelantikan dimulai dari pembacaan SK DPP oleh Wasekjen DPP Demokrat, kemudian pengambilan sumpah dan janji, serta penyerahan pataka dari sekjen DPP kepada Ketua Demokrat Lampung.

Pelantikan juga diisi orasi politik Ketua DPD Partai Demokrat M. Ridho Ficardo, dalam orasinya Ridho mengatakan bahwa Partai Demokrat dalam, telah dan sedang terus membangun Provinsi Lampung. Partai Demokrat juga bersinergi dengan seluruh partai dan elemen masyarakat untuk membangun Lampung.

"Semoga kader-kader Demokrat dapat terus bekerja keras untuk melindungi, mengayomi, dan mensejahterakan seluruh masyarakat Lampung," ucap Ridho.

Pelantikan kemudian ditutup oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan dengan memberi penghargaan kepada kader-kader yang bekerja keras untuk Partai Demokrat.

Sabtu, 18 Maret 2017

Ajib.. Tribrata Band Pukau Ribuan Pengunjung Tanggamus Expo

Ajib.. Tribrata Band Pukau Ribuan Pengunjung Tanggamus Expo

Kaliandanews.com - Lewat Tribrata Band, Polres Tanggamus turut memeriahkan Tanggamus Expo 2017 dalam rangka HUT kabupaten Tanggamus ke 20 di lapangan 17, Pekon Landbaw, Kecamatan Gisting. 16-19 Maret 2017.
Dari hasil pantauan Tribrata Band menampilkan beberapa lagu. Penampikan mereka memukau ribuan pengunjung yang hadir di lokasi Tanggamus Expo.

Tribrata Band Polres Tanggamus sendiri dibawah asuhakan Kapolres Tanggamus AKBP Ahmad Mamora, S.Ik dan digawangi Bripka Ardiles Za,  Bripda Nadya Saragih, Bripda Delia, Bripda Ratu Nadya, Bripda Intan dan Bripda Nurmala sebagai Vocalis kemudian Bripka Indra KJ, Drummer. Brigidir Meirico, Gitaris 1. Brigadir Wahyu, Bassis dan yang terakhir Bripda Robby sebagai Gitaris 2, tampil apik membawakan sembilan lagu.

Selain menampilkan band, Polres Tanggamus memanfaatkan momen expo sebagai sarana sosialisasi penerimaan Polri 2017.

Kepala Bagian Sumberdaya (Kabag Sumda) Kompol Basuki Ismanto, SH. MH memimpin langsung sosialisasi penerimaan Polri mengatakan sosialisasi langsung kepada masyarakat yang  diiringi penampilan musik Tribrata Band disambut antusias.

“Diiringi penampilan musik Tribrata Band, harapan kami sosialisasi penerimaan Polri 2017 dapat menjangkau lapisan masyarakat karena pengunjung yang datang disini pastinya dari beberapa kecamatan. Selain itu Polres juga menyiapkan tenaga informasi di stand yang berada di Tanggamus Expo” terang Kompol Basuki Ismanto.

Salah satu penonton Awaludin, pemuda berusia 20 tahun warga kecamatan Gisting menyambut baik penampilan Tribrata Band juga sosialisasi penerimaan Polri tersebut, selain musik menjadi hiburan masyarakat juga menjadi tahu bahwa Polri sedang mengadakan Rekruitmen untuk tahun 2017.

“Bagus sekali pak bisa menunjukan bahwa polisi itu sosok yang humanis dan mempunyai kreatifitas. Kreatifitasnya patut dicontoh oleh anak-anak muda jaman sekarang” ujar Awalaudin.

Saat ini ribuan penonton masih memadati area Tanggamus Expo, dihibur juga oleh penampilan Band-Band lokal Tanggamus. Dengan pengamanan  puluhan personil Polres Tanggamus. (red)
Gubernur Ridho: Lampung Akan Terang Benderang 2019

Gubernur Ridho: Lampung Akan Terang Benderang 2019

Lampung terang 2019
Kaliandanews.com - Pemerintah Provinsi Lampung mampu mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara ilmu pengetahuan dan melalui program “Menuju Lampung Terang 2019” juga akan menjadikan daerah-daerah di Provinsi Lampung yang lebih sejahtera. Hal tersebut dinyatakan Gubernur Ridho Ficardo menanggapi diresmikannya penggunaan Pembangkit Mobile Power Plant (MPP) Tarahan 4x25 Mega Watt di Katibung Lampung Selatan, Sabtu (18/03/2017).

Menurut Ridho, kondisi kebutuhan energi bagi kegiatan bisnis dan industri yang sedang dan sudah berkembang di Propinsi Lampung dapat dipastikan. Kebutuhan energi akan menjadi faktor utama berkembangnya usaha bisnis dan industri tersebut.

"Apalagi dalam rangka mendorong sektor pariwisata, sebagai salah satu sektor unggulan propinsi Lampung, pasti selain membutuhkan pasokan energi bagi hotel, sektor industri dan perdagangan rakyat pun memerlukan energi. Dengan penambahan pasokan daya listrik saat ini memang belum bisa dikatakan aman tetapi setidaknya beroperasinya Pembangkit Mobile Power Plant (MPP) dengan Kapasitas 4x25 mega Watt kali ini menununjukkan keseriusan kita dalam rangka pengembangan berkelanjutan untuk Provinsi Lampung yang semakin terus tumbuh kembang." Jelas Ridho.

Ridho berharap, kerjasama antara Pemerintah Daerah dan PT PLN (Persero) Distribusi Lampung akan terus meningkat dan semakin sinergis. "Sinergitas kita kedepan adalah kunci kesuksesan 'Menuju Lampung Terang 2019'. Infrastruktur yang disediakan oleh Pemerintah Daerah merupakan hal yang sangat penting dalam mendukung rencana pengembangan dan pembangunan kelistrikan di Provinsi Lampung." Tegas Ridho. (red)

Jumat, 10 Maret 2017

Diduga Putus Cinta, Siswi SMKN 1 Pesisir Tengah Lampung Tewas Gantung Diri

Diduga Putus Cinta, Siswi SMKN 1 Pesisir Tengah Lampung Tewas Gantung Diri

CAY (16) yang merupakan salah satu pelajar SMKN 1 Pesisir Tengah Lampung diduga bunuh diri | Foto: ist
Kaliandanews.com - Diduga putus cinta, seorang gadis cantik yang merupakan salah satu siswi sekolah menengah kejuruan di Pesisir Tengah Lampung, Lampung Barat, tewas gantung diri.

Mayat gadis tersebut ditemukan pada hari Jum'at pukul 20.40 WIB, dikamar kosnya di Pekon Kampung jawa, Kecamatan Pesisir Tengah, Lampung. Menurut informasi remaja wanita tersebut diketahui berinitial nama CAY (16) yang merupakan salah satu pelajar SMKN 1 Pesisir Tengah Lampung.

CAY merupakan warga pulau pisang, diduga tewasnya dikarenakan gantung diri yang disebabkan ada permasalahan asmara, sehingga hubungan asmaranya harus putus dengan kekasihnya.

Mengutip dari laporan harianlampung.com dari hasil wawancara salah satu warga sekitar, mengatakan "Kasihan cewek ini, katanya sih habis diputusin sama pacarnya, makanya dia putus asa dan nekad bunuh diri.

Polsek Pesisir Tengah belum bisa memberikan keterangan penyebab yang pasti akibat kematian remaja putri tersebut, karena masih melakukan penyelidikan terhadap korban, tewas bunuh diri atau dibunuh. (red)
GATF Rencanakan Bandara Raden Inten II Sebagai Embarkasi Jamaah Haji

GATF Rencanakan Bandara Raden Inten II Sebagai Embarkasi Jamaah Haji

Bandar Lampung, Kaliandanews - Diawali dengan Tarian Sigeh Pemunten serta Lagu Indonesia Raya, Gubernur Lampung Ridho Ficardo resmikan pameran wisata Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2017 Phase I, di Mall Boemi Kedaton Bandar Lampung, Jumat (10/3).

Foto: Peresmian Garuda Indonesia Travel Fair)
Dalam sambutannya Gubernur Ridho Ficardo mengatakan, dengan adanya Garuda Indonesia Travel Fair ini dapat meningkatkan volume penerbangan dari dan ke Provinsi Lampung.

"Mudah-mudahan dengan dimulainya Travel Fair ini, bisa meningkatkan dan mendorong penerbangan ke Provonsi Lampung. Terlebih juga dapat mengembangkan potensi Wisata dan Budaya yang ada di Provinsi Lampung" Harap Ridho.

Lebih lanjut Ridho menambahkan, hal tersebut selaras dengan akan diresmikannya Bandara Raden Inten II sebagai bandara internasional dalam waktu dekat, sehingga terjadinya korelasi positif yang saling mendukung dalam memajukan pariwisata dan industri kreatif dilampung.

"Apalagi dalam waktu dekat ini, Bandara Raden Inten II akan diresmikan menjadi Bandara Internasional. Artinya ini bisa saling bersinergi sebagai bentuk dukungan untuk memajukan Pariwisata dan industri Kreatif" Tambahnya.

Sementara Henny Nurcahyani selaku General Manager Garuda Lampung mengungkapkan, pihaknya sudah tidak sabar dengan akan diresmikannya Bandara Radwn Inten II sebagai bandara internasional.

"kami sudah tak sabar menunggu peresmian ini. Agar kami bisa segera membuka jalur penerbangan internasional serta embarkasi untuk jamaah haji" Ucap Heny.

Berdasarkan informasi yang di himpun, Event Travel Fair terbesar yang digagas oleh Garuda Indonesia ini merupakan tahap pertama yang serentak dilaksanakan di 13 kota di Indonesia pada tanggal 10 - 12 Maret 2017, sedangkan untuk tahap kedua direncanakan akan digelar pada bulan september 2017

GATF 2017 ini diikuti oleh Garuda Indonesia Group dan 50 travel agent, hotel dan theme resort, National Park Organization, corporate & travel equipment, media partner, pengrajin batik, tenun, perak, kerajinan tangan, dan BRI. Total booth yang mengikuti gelaran GATF sebanyak 100 booth se Indonesia. (Nz/MRF)

Kamis, 09 Maret 2017

Wew!! Kepala Pekon di Pringsewu, Akui Mesum Dengan Bawahannya  di Hotel

Wew!! Kepala Pekon di Pringsewu, Akui Mesum Dengan Bawahannya di Hotel

Ilustrasi terjaring mesum | net
Kaliandanews.com - Menjadi seorang aparatur negara seharusnya menjadi suri tauladan bagi masyarakat yang di pimpinnya, tapi hal ini tidak berlaku bahi Kepala Pekon Fajar Agung Barat, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Nanang Priutomo ddiduga kuat berbuat mesum dengan Kepala Urusan nya, Yuliani. Perbuatan tersebut tentu sangat disesalkan semua pihak.
Kantor Pekon Fajar Agung Barat | Foto: DLO
Menurut keterangan dari masyarakat pekon setempat, perbuatan tersebut, dinilai tidak terpuji dan memalukan, apalagi selaku kepala pekon seharusnya bisa mengayomi dan memberi contoh teladan yang baik pada masyarakatnya.

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu warga Fajar Agung, yang enggan menyebutkan nama nya mengatakan, dirinya selaku warga hanya menginginkan, kepala pekon tersebut diturun kan dari jabatanya atau dipecat, sebab atas perbuatan tersebut, sama saja sudah mencoreng,nama baik pekon dia.

“Seharus nya selaku kepala pekon memberikan contoh yang baik bukan selingkuh pada istri orang, apa lagi wanita itu kaur nya sendiri,”kesal narasumber.

Terpisah Kepala Pekon setempat saat dikonfirmasi mengakui atas  perbuatan perselingkuhan yang telah menggemparkan masarakat Fajar Agung. Bahkan dia juga mengakui perselingkuhannya di salah satu hotel Sari Nongko.

Dilansir dari Duta Lampung Online (DLO), Selain di Hotel Sari Nongko nanang juga mengakui pernah melakukan perbuatannya di Bali pekon pada (9/12/2016) Lalu,bersama Kaurnya yakni, Yulianti.

“Saya juga sudah membuat peryataan tertulis, didepan ketua BHP Pekon Fajar Agung atas perbuatan saya, tapi saya beli pada Yuliani, bukan memaksa, bahkan dia pun sudah beberapa kali neminta uang terhadap saya, jadi saya melakukan perbuatan itu atas dasar beli pada yuliani,”elak Nanang, pada (7/3/2017).

Dikonfirmasi secara terpisah pula, Irban 1, Insfektorat Kabupaten setempat, Farida pada (8/7/2017), mengatakan, permasalahan ini masih dalam proses dan masih mengunpulkan data-data dari ketua BHP masyarakat.

“Kita juga masih belum bisa memberi sangsi, kita liat dulu peraturan mana yang masuk, walaupun nanti terbukti itu kan ada tahapan-tahapan kesalahan, yang jelas semua nya ini masih dalam proses dan akan secepat kita tindak lanjuti,”pungkasnya.(red | DLO)

Polda Lampung Selidiki Permen Narkoba Beredar di Lampung

Polda Lampung Selidiki Permen Narkoba Beredar di Lampung

Kaliandanews.com : Kapolda Lampung Irjend Sudjarno sudah memerintahkan Direktur Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) dan para Kapolres se Lampung untuk melakukan penyelidikan peredaran narkoba berbentuk permen diwilayah hukum Polda Lampung.
Permen Dot yang diduga mengandung narkoba | Foto: ist
“Sedang ditelusuri. Sampai sekarang Saya belum menerima adanya laporan ada permen narkoba itu di Lampung. Semoga tidak sampai masuk ke wilayah Lampung. Kalaupun ada, pasti segera di rilis, ” kata Sudjarno dihadapan para awak media usai memipin pemusnahan Barang Bukti di dihalaman Mapolresta Bandar Lampung, Kamis ( 9/32017).

Akhir-akhir ini beredar informasi dimasyarakat dan media tentang peredaran narkoba dalam bentuk yang sangat familiar yakni permen. Terbaru adalah permen narkoba berbentuk dot.

Badan Narkotika Nasional sejauh ini sudah mengidentifikasi enam bentuk permen yang positif mengandung narkoba. Pertama, permen narkoba berbentuk lolipop yang mengandung ganja. Dijual sangat murah Rp1 – 3 ribu. Kedua, permen narkoba berbentuk magic pop rock mengandung zat amphetamine. Ketiga, permen narkoba berbentuk permen karet yang mengandung sabu. Keempat, permen narkoba berbentuk koin sebesar perangko. Pada bungkusnya tertera gambar tokoh kartun yang lucu dan penuh warna sehingga sangat menarik buat anak kecil. Permen ini mengandung zat LSD.

Selanjutnya ada permen mirip permen karet yang mengandung hasil olahan ekstasi. Dikemas dengan menerakan tokoh kartun lucu dan familiar serta mendompleng merk permen karet terkenal. Terakhir mirip permen pop rock rasa strawberi. Bentuknya bulat mungil menggemaskan berwarna pink. Permen ini mengandung zat amphetamine. (red | Tribratanews.polri.go.id)

Rabu, 08 Maret 2017

Ridho Ficardo Cek Kesiapan Bandara Radin Inten II

Ridho Ficardo Cek Kesiapan Bandara Radin Inten II

Natar, Kaliandanews - Sebelum di Resmikan menjadi Bandara Internasional, Gubernur Lampung Ridho Ficardo kembali kunjungi Bandara Radin Inten II, untuk memantau situasi dan memastikan kesiapan Bandara Radin Inten II, Rabu (8/3) Sore.
Foto: Gubernur Ridho saat di periksa petugas Bandara
Pada kesempatan ini, Ridho Ficardo mencoba semua pelayanan yang ada di terminal keberangkatan bandara. Mulai dari pemeriksaan keamaaan sampai dengan pelayanan saat menaiki pesawat.

Menurut Ridho, kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kembali kesiapan-kesiapan Bandara dalam melayani keberangkatan dan kedatangan para penumpang.

"Kita cek pantau lagi kesiapan Bandara Radin Inten II, untuk memastikan pelayanan yang maksimal bagi penumpang yang akan pergi maupun datang melalui Bandara Radin Inten II." Pungkas Ridho.

Diketahui sebelumnya Gubernur Lampung ini, sudah pernah mengunjungi Bandara Radin Inten II pada Senin (20/2) lalu, untuk melakukan hal yang sama, yakni melihat situasi dan fasilitas yang ada di Bandara. (nz)

Selasa, 07 Maret 2017

Gerbang Desa Saburai Perkecil kesenjangan Pembangunan Desa di Lampung

Gerbang Desa Saburai Perkecil kesenjangan Pembangunan Desa di Lampung

Bandar Lampung, Kaliandanews - Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Shifa Aini, S. Sos, MM, membuka kegiatan Pelatihan Fasilitator Gerbang (Gerbang) Desa Saburai Provinsi 2017 di Ruang Pertemuan Lantai III Hotel Nusantara Sukabumi Indah, Selasa (7/3) Malam.

Gerbang desa lampung
Foto: Kegiatan Pelatihan
Berdasarkan informasi yang terhimpun, program Gerbang Desa Saburai bertujuan untuk memperkecil kesenjangan pembangunan antar Wilayah/Desa di Provinsi Lampung. Dimana Gerbang Desa akan mengembangkan strategi yang menggabungkan antara  perencanaan pembangunan, partisipasi masyarakat dan perencanaan pembangunan Pemerintah Daerah Provinsi Lampung.

Dalam Sambutannya, Shifa Aini mengatakan, dengan dibentuknya program Gerbang Desa ini, agar bisa menciptakan beberapa kondisi untuk membangun daerah tertinggal di Provinsi Lampung ke arah yang lebih sejahtera.

"Saya berharap, hal ini bisa meningkatkan partisipasi masyarakat, menyatukan program kegiatan, mengembangkan kapasitas kelembagaan masyarakat, dan menyediakan Sarana dan prasarana sosial dasar dan ekonomi yang diperioritaskan oleh masyarakat" Ucapnya.

Lebih Lanjut dia menambahkan, dirinya menghimbau agar narasumber Pelatihan untuk lebih aktif dalam melatih Fasilitator-Fasilitator desa tersebut, sehingga Fasilitator benar-benar siap untuk mensukseskan Program Gerbang Desa.

"Sasaran dan tujuan pelatihan dapat berhasil, apabila narasumber juga berperan aktif dalam mengelola, melatih, memfasilitasi, memotivasi peserta dan bagi agar dapat terbuka untuk menerima materi yang diberikan" Tutup Sekertaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Shifa Aini, S. Sos, MM. (nz)

Minggu, 26 Februari 2017

Diduga Medianya Dicatut Oknum DPRD Pringsewu, Direktur PT. PBL Akan Bawa Keranah Hukum

Diduga Medianya Dicatut Oknum DPRD Pringsewu, Direktur PT. PBL Akan Bawa Keranah Hukum

Dirtektur PT. Pena Berlian Lampung, M.Nurullah RS | Foto: doc M. Nurullah
Bandar Lampung, Kaliandanews.com -Direktur PT Pena Berlian Lampung (PBL), M.Nurullah RS, merasa dirinya dirugikan oleh  oknum pejabat DPRD Kabupaten Pringsewu. Pasalnya Koran Abadi News yang dahulu dipimpinnya dan telah lama tidak terbit dimanfaatkan oleh oknum tersebut untuk mencairkan dana berlangganan pada tahun 2016 lalu. Padahal surat kabarnya sendiri sudah tidak terbit.

Dari informasi yang dihimpun, kasus ini terkuak kepermukaan karena  maraknya pemberitaan yang menyebutkan ada pencairan dugaan dana fiktif pembayaran langganan Koran yang mencantumkan nama surat kabar Abadi News.

Pemberitaan tersebut tentu saja membuat Nurullah kaget dan tidak habis pikir. Sebab masih kata Nurullah surat kabar Abadi News, milik PT. PBL sejak dua tahun yang lalu sudah dibekukan dan telah berganti Media Harian Pena Berlian Online.

“Wah jika benar ada pencairan dana langganan Koran mengatasnamakan Abadi News, oleh oknum DPRD Pringsewu berarti ada yang tidak beres. Sebab saya sendiri dan Mantan Kabiro  saya tidak pernah merasa menerima uang tersebut dan kami sudah putus kontrak,”tegasnya, dilansir dari Pena Berlian Online, pada Minggu (26/2) malam.

Nurullah juga mengatakan, jika kebenaran pemberitaan tersebut bisa dipertanggung jawabkan maka diduga kuat ada oknum DPRD Pringsewu yang sengaja telah memfiktifkan anggaran langganan Koran untuk kepentingan pribadi dan untuk memperkaya diri.

“Saya akan datangi Sekwan Pringsewu untuk menanyakan kebenaran informasi tersebut. Jika benar saya akan laporkan masalah ini kepihak yang berwajib. Sebab tidak kemungkinan besar jika benar adanya ada indikasi pemalsuan tanda tangan dan manipulasi data,”katanya.

Terpisah, kru Pena Berlian Online mencoba menghubungi pihak Kejaksaan Tinggi Lampung, untuk melaporkan permasalahan ini. Pihak Kejati berjanji akan menurunkan tim nya untuk menyelidiki permasalahan ini.  Bahkan pihak Kajati mendukung untuk mengungkap kasus tersebut.

“Coba kirimkan laporan resmi ke-Kejaksaan Tinggi dan tembuskan pihak Intel kajati supaya kita usut kasus tersebut. Pada prinsipnya jika benar harus katakan benar dan jangan mau dicatut medianya,” tegas salah satu sumber berita yang ada di Kajati Lampung, yang masih dirahasiakan idetitasnya, pada Minggu (26/2/2017) malam.

Seperti telah diberitakan, oleh Bung News dan Lampungmedia Online.com, kepala bagian keuangan sekretariat DPRD kabupaten pringsewu, Hasnurrahim mengaku selama ini  tidak mengetahui hal tersebut.

”saya masih baru mas menjadi kabag keuangan dan yang saya tahu pengajuan pembayaran langganan koran hanya gelondongannya saja perbulannya Rp 43 juta untuk 41 media, kalau memang koran pagi dan abadi news sudah tidak terbit tetapi masih di anggarkan atau di cairkan silahkan konfirmasi ke sekwan,”ungkap Hasnurrahim, Rabu (22/2/2017) lalu.

Dikonfirmasi secara terpisah, sekretariat DPRD kabupaten pringsewu, Budi heriyanto melalui Hp seluler mengatakan sedang Dinas Luar (DL) di luar kota.

”saya masih dinas luar mas, kalau untuk langganan koran 2016 sudah di bayar semua kalau memang ada koran yang sudah tidak aktif namun masih di cairkan dananya coba entar saya cek dulu kesana,” terang Budi Heriyanto, Jum’at (24/2/2017).

Di tempat berbeda, mantan kepala biro media abadi news, Yustam, mengaku jika selama ini sudah tidak pernah mencairkan media tersebut.

“Media abadi news sudah tidak terbit lagi 2016 dan saya tidak pernah mencairkan atau menerima uang tersebut, kalau memang di anggarkan di tahun 2016 sudah pasti fiktif,” tegas Yustam.

Kalau memang itu di cairkan,masih kata Yustam, siapa yang menerima dan yang tanda tanggan Spj nya.

”kalau memang media abadi news di cairkan pastinya Spj dan tanda tanggan saya di palsukan dan siapa yang menerima uang tersebut,” ungkap Yustam terheran-heran. (Red).
Saat Mendarat Pesawat Wings Air Pecah Ban di Bandara Radin Inten II Lampung

Saat Mendarat Pesawat Wings Air Pecah Ban di Bandara Radin Inten II Lampung

Pesawat Wings Air dari Bandung yang pecah ban saat mendarat di Bandara Radin Inten II Lampung
Pesawat Wings Air dari Bandung yang pecah ban saat mendarat di Bandara Radin Inten II Lampung, Minggu (26/2). (FOTO: ANTARA Lampung/Raharja)
Bandarlampung, Kaliandanews.com - Pesawat Wings Air mengalami pecah ban saat mendarat di Bandara Radin Inten II Branti, Lampung, Minggu (26/2) siang, namun seluruh penumpang dan awak pesawat selamat tanpa cedera.

Dilansir dari Kantor Berita Antara Lampung, Berdasarkan keterangan Ari, Humas Bandara Radin Inten II, pesawat Wings Air bernomor penerbangan IW 1286 ini terbang dari Bandung dengan registrasi PK WFV.

Pada pukul 14.15 WIB, pesawat Wings Air 1286 dengan rute Bandung menuju Bandara Radin Inten II Lampung itu mengalami pecah ban, saat proses pendaratan di Bandara Radin Inten II.

Selain penumpang, seluruh awak kabin juga selamat tanpa cedera. Seluruh penumpang telah berada di terminal. Namun belum diketahui bagaimana ban pesawat itu bisa pecah saat mendarat di Bandara Radin Inten II itu.

"Penyebab dari pecah ban ini kami akan menunggu hasil penyelidikan dari lembaga yang terkait," kata Ari pula.

Kronologis kejadian, sekitar pukul 14.20 WIB terjadi insiden pesawat Wings Air lepas ban sebelah kiri saat landing di Bandara Radin Inten II Branti, Natar, Lampung. Semula, pukul 14.15 WIB, pesawat Wings Air mengontak tower untuk landing, dan sekitar pukul 14.20 WIB pesawat itu mulai mendarat.

Tapi sesaat mendarat, roda sebelah kiri mulai oleng dan pilot berusaha memperlambat kecepatannya. Belum sampai belokan masuk runway bandara, ban sebelah kiri meledak dan terbakar, sehingga pilot menghentikan pesawat di tengah runway bandara.

Penumpang pesawat selamat semua dan segera dievakuasi dengan bus. Mobil pemadam kebakaran 3 unit telah bersiaga di runway bandara untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan buruk.

Pesawat dalam upaya evakuasi oleh tim teknik maskapai penerbangan Wings Air, sempat menghambat penerbangan baik yang take off maupun yang landing di Bandara Radin Inten II Lampung.

Sampai dengan pukul 14.54 WIB, evakuasi pesawat dalam proses, dengan keadaan dan situasi masih tertib dan aman, kata Ari pula.

ANTARA

Sabtu, 25 Februari 2017

KDRT, Andika Kangen Band Ditahan Polresta Bandar Lampung

KDRT, Andika Kangen Band Ditahan Polresta Bandar Lampung

Kaliandanews.com - Andika Mahesa atau Maesa Andika Setiawan (30) mantan vokalis Kangen Band ditahan polisi. Dia ditahan sebagai tersangka dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya Chairunisa alias Caca.
Andika kangen band ditahan polisi

"Andika hari ini resmi kami tahan setelah dilakukan pemeriksaan," kata Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung Kompol Deden Heksa Putra, di Bandarlampung, seperti dilansir Antara, Sabtu (25/2).

Penahanan terhadap Andika dilakukan karena bukti yang dikumpulkan penyidik sudah mencukupi. Tersangka Andika disangkakan pasal 44 ayat (1) UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. "Mengenai ancaman hukumannya, pidana penjara maksimal lima tahun," katanya lagi.

Mengenai upaya penangguhan penahanan, pihaknya akan melihat perkembangan seperti apa ke depannya. "Yang jelas dalam penahanan tersangka Andika, kami bertindak sesuai dengan prosedur dan aturan hukum yang berlaku," kata dia.

Deden menyatakan, surat pencabutan laporan dan surat perdamaian yang sebelumnya ditandatangani istrinya Caca, ternyata dilakukan di bawah paksaan suaminya, Andika. "Kami sudah mengecek surat tersebut dan benar bahwa itu dibuat dalam keadaan terpaksa serta ditekan oleh Andika," katanya lagi.

Pelapor yang juga istri Andika itu telah membuat surat pernyataan agar kasusnya tetap dilanjutkan sampai tuntas. Penyidik memeriksa Andika kurang lebih selama lima jam, lalu tersangka menandatangani sebuah surat dan secara resmi ditahan.

Untuk diketahui, Andika beberapa kali berurusan dengan hukum. Pada 2013 dia ditangkap jajaran Polsek Tanjungkarang Timur, Kota Bandarlampung karena melarikan anak di bawah umur, sehingga dihukum selama tujuh bulan karena telah melanggar pasal 81 ayat 2 UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Pada 2011, Andika juga pernah dijatuhi hukuman satu tahun penjara karena terbukti mengonsumsi narkoba golongan satu, dan harus menjalani hukuman di lembaga rehabilitasi narkoba milik Badan Narkotika Nasional di Lido, Jawa Barat.

(Red)
'Pukul GONG' Gubernur Lampung Buka Tapis Evolution Lampung

'Pukul GONG' Gubernur Lampung Buka Tapis Evolution Lampung

Bandar Lampung, Kaliandanews - Gubernur Lampung Ridho Ficardo resmikan Festival Akbar Tapis Evolution Lampung 2017 di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung, Teluk Betung, Bandar Lampung, Sabtu (25/2) Malam.
Foto: Ridho Ficardo Resmikan Tais Evolution Lampung (KN)
Hadir pada kesempatan ini, Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri, Bupati dan Walikota Se Provinsi Lampung, Forkopimda Provinsi Lampung, serta para pejabat struktural Provinsi Lampung.

Pantauan Kaliandanews, ribuan pengunjung memadati area festifal sejak pagi tadi, kegiatan tersebut dihiasi dengan berbagai pernak pernik tapis, lukisan mural, serta para pengunjung juga di suguhkan dengan kopi gratis yang diracik langsung oleh para barista dengan berbagai jenis kopi khas lampung.

Dalam sambutannya Ridho menyampaikan, acara ini merupakan ajang untuk mengangkat kiprah tapis Lampung yang dinilai bisa menjadi salah satu warisan budaya untuk dijadikan destinasi pariwisata lampung.

"Kegiatan tapis ini bisa membawa harum nama lampung, kegiatan seperti ini bisa kita tingkatkan lagi sampai ke tingkat nasional bahkan internasional". Kata Ridho.

Selain itu Ridho juga mengatakan, apalagi tapis sudah digunakan diajang lomba Internasional dan berhasil menjadi juara.

"Tapi saya lihat, justru di lampung sendiri kurang di perhatikan, padahal sudah diakui sampai ke luar. Maka dari itu kalau bisa acara ini tidak hanya berhenti sampai disini saja, tapi harus lebih besar lagi" Ucap ridho.

Ridho juga berharap, Tapis bisa mengangkat ekonomi kreatif di Provinsi Lampung. Karna nilai seni tapis cukup tinggi dan layak untuk dikembangkan oleh masyarakat.

"Mudah-mudahan tapis ini bisa mengangkat ekonomi kreatif, kalo jawa punya batik dan di lampung punya tapis. Kedepan dengan tapis, masyarakat bisa membuat dan menjualnya, mulai dri harga terendah hingga puluhan juta" Tutup ridho.

Dipenghujung acara, Gubernur Lampung Ridho Ficardo didampingi wakil Gubernur Bachtiar Basri serta tamu undangan, berkeliling untuk melihat seluruh stand yang ada di area Festival tapis Evolution.

Rencananya, acara tersebut akan berlangsung hingga besok, Minggu (26/2). Dengan menampilkan karya seni tapis dan berbagai rangkaian acara meriah lainnya. (nz)

Jumat, 24 Februari 2017

Tapis Evolution Lampung Digelar Besok, Bupati Lamsel Zainudin Hasan Beri "JEMPOL"

Tapis Evolution Lampung Digelar Besok, Bupati Lamsel Zainudin Hasan Beri "JEMPOL"

Kalianda, Kaliandanews - Sehubungan akan digelarnya Festival Tapis Evolution Lampung 2017 pada tangal 25-26 Februari 2017 besok, di Lapangan Korpri (Gubernuran), Bandar Lampung. Bupati Lampung Selatan DR. H. Zainudin Hasan, M.Hum angkat bicara. Jumat (24/2).
Foto: Bupati Lamsel DR. H. Zainudin Hasan, M.Hum
Dengan diadakannya pagelaran seni budaya Tapis ini, Zainudin Hasan selaku Bupati Lampung Selatan mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, hal itu merupakan cara yang baik untuk melakukan pelestarian budaya. Terlebih Provinsi Lampung bergerak bersama-sama dengan melibatkan seluruh daerah beserta kepala Daerah yang ada di seluruh Lampung.

"Bagus itu, apalagi Provinsi bergerak bersama-sama, karna ini tidak bisa jalan sendiri-sendiri, harus bersama-sama melaksanakannya" Kata Zainudin saat diwawancarai.

Berita Terkait: WAW! Festival Tapis (Tapis Evolution) Bakal di Gelar di Lampung

Tapis Evolution Lampung 2017

Kendati demikian, jika setelah acara tersebut di buka namun justru tidak ada keberlanjutan, Zainudin dengan tegas menyampaikan bahwa, Lampung Selatan yang akan memulainya lebih dulu.

"Tapi kalau setelah bersama-sama launching misalnya tidak bergerak, Lampung Selatan akan memulainya, mungkin dengan selendang motif tapis saya akan bikin tidak terlalu kaku, kemudian kita produksi massal agar harganya murah, sehingga nanti setiap ada tamu yang datang menggunakan itu dan setiap kegiatan menggunakan tapis" Ujar bang Zai (sapaan akrabnya).
Dikatakannya, hal tersebut bisa juga menjadi sebuah ajang promosi untuk Lampung Selatan, sehingga di Lampung Selatan mempunyai suatu keseragaman dan ciri khasnya.

"Itu bisa jadi ajang promosi, mungkin kita harus ada topi (Adat Lampung), saya minta ada keseragaman untuk lampung selatan, jangan banyak model-model, satu macam saja dan bisa diproduksi massal, begitu juga dengan sarung, yang setengah tiang itu, jangan terlalu panjang model macam rok, tinggal dilipat. Kemudian juga baju termasuk gantungannya, kalo logo karna kita sudah punya siger di bakau, logonya kita pake siger saja" Tutup adik kandung Ketua MPR RI itu. (nz)

Kamis, 23 Februari 2017

Lampung Go Digital Sarana Promosi Pariwisata Lampung

Lampung Go Digital Sarana Promosi Pariwisata Lampung

Bandar Lampung, Kaliandanews.com - Dalam menggenjot sektor pariwisata, Pemerintah Provinsi Lampung akan mencanangkan "Lampung Go Digital" bekerjasama dengan PT. Telkom. Program ini guna mempromosikan dan memasarkan sektor pariwisata hingga ke mancanegara.
lampung go digital
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Ir. Sutono, M.M dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Pariwisata Lampung 2017 "Lampung Go Digital", di Ballroom Hotel Emersia,  Kamis (23/02/2017).

Dalam pengarahannya, Sutono menyampaikan, industri pariwisata merupakan bagian dari salah satu fokus pembangunan di provinsi lampung. Untuk itu, perlu adanya program pemasaran yang matang untuk meningkatkan sektor pariwisata."Untuk dapat meningkatkan pariwisata di Lampung, harus terdapat komitmen dan keyakinan yang besar bahwa pariwisata di lampung dapat berkembang dan ditingkatkan," kata Sutono.

Lebih lanjut, Sutono berharap agar pariwisata menjadi sektor penting dan prioritas dalam pembangunan Provinsi Lampung.

"Untuk itu kedepan satuan kerja harus mengunjungi obyek-obyek wisata sehingga dapat meningkatkan kepariwisataan di masing-masing Kabupaten/Kota," tambahnya.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung Budiharto menambahkan bahwa pariwisata di Lampung akan dapat dipromosikan dalam bentuk digital. "Untuk itu,di setiap daerah harus memiliki program unggulan, karena nantinya masyarakat Indonesia akan dapat melihat secara langsung keunggulan pariwisata daerah di Lampung" Kata Budiharto.

Diinformasikan Kepala Bagian  Humas dan Komunikasi Publik Heriyansyah Pemprov. Lampung, dalam acara ini dilaksanakan penyerahan cinderamata. Acara dihadiri oleh Manager Bisnis Government and Interprise PT. Telkom Endrayana, Ketua komisi IV Dewan Riset Daerah Idrus Djaendar Muda dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.(rilis)

Rabu, 22 Februari 2017

Pungli, Kadis Dukcapil Tanggamus di Tangkap, Ditemukan Alat Hisap Sabu di Laci Mejanya

Pungli, Kadis Dukcapil Tanggamus di Tangkap, Ditemukan Alat Hisap Sabu di Laci Mejanya

Tanggamus, Kaliandanews.com -  Lagi, Pejabat Tanggamus tersangkut narkoba, setelah beberapa pekan lalu menimpa Sekda Tanggamus, kali ini Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tanggamus  yang di amankan aparat. Rabu (22/2/17) jam 10.50 Wib kemarin.  Penangkapan dipimpin Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tanggamus AKP Hendra Saputra, SE., dan Kepala Unit Tipikor Ipda Ramon Zamora, SH.
Penggeledahan diruang kerja Kadis Dukcapil Tanggamus
Menurut informasi yang dihimpun, penangkapan tersebut pada awalnya untuk mengamankan Kadis Dukcapil  oleh TIM Saber Pungli yang diduga telah melakukan pungli terkait pembangunan proyek di kecamatan Pulau Panggung yang dilakukan Kadis Disdukcapil, IR (53).

Mendampingi Kapolres Tanggamus, AKBP Ahmad Mamora, S.Ik, Kasat Reskrim AKP Hendra Saputra mengatakan, berdasarkan Penangkapan yang dilakukan diruang kerjanya, di Komplek Pemkab Tanggamus disita barang bukti uang 10 juta rupiah, kemudian Polisi melakukan penggeledahan didalam laci meja ditemukan seperangkat alat hisap sabu,  plastik klip sisa pakai, dua korek gas, satu botol pulpy orange, dua cottonbud.
Alat bukti yang diamankan berupa uang tunai dan bong
“Terkait proyeknya apa kaitan OTT, nanti kami dalami dulu,” ujar AKP Hendra Saputra.
Selain menangkap IR, polisi membawa BD (39) warga kecamatan Pulau Panggung Tanggamus yang diduga korban perkara tersebut.

“Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan intensif pelaku dugaan Pungli IR, setelah gelar perkara baru akan kami tentukan statusnya dan untuk penyalahgunaan Narkoba telah dilimpahkan ke Satuan Narkoba” tandas AKP Hendra Saputra. (red)

Selasa, 21 Februari 2017

INFO Pembukaan Penerimaan POLRI Tahun 2017

INFO Pembukaan Penerimaan POLRI Tahun 2017

Kaliandanews.com –  Kepolisian Republik Indonesia kembali memberi kesempatan kepada putra-putri terbaik bangsa Indonesia untuk bergabung menjadi anggota Polri.

Adapun jadwal penerimaan dari sumber sarjana SIPSS yakni pada 25 Januari sampai dengan 28 Februari 2017 dan untuk Akpol, Bintara, Tamtama pada pertengahan Maret 2017.

Untuk tamatan pendidikan, Karo SDM Polda Lampung Kombes I Nyoman Lastika  menyampaikan bahwa berbagai upaya sosialisasi sudah dilakukan melalui perguruan tinggi untuk SIPSS dan di sekolah SMA untuk Akpol, Bintara dan Tamtama.

ASSDM Mabes Polri Irjend Pol Arif Sulistiyanto, menegaskan bahwa masuk jadi anggota Polri tidak bayar sepeserpun. Hal itu dikatakannya saat teleconference di ruang Poldasis Mabes Polri pada pengarahan pada SDM dan seluruh panitia penerimaan anggota Polri Polda Lampung pada Selasa (21/2) kemarin.

Berikut persyaratan lengkapnya (klik tauan dibawah ini untuk info dan unduh persyaratan lengkapnya):
  1. SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana) T.A. 2017
  2. AKPOL (Akademi Kepolisian)
  3. Bintara Polisi (Pria dan Wanita)
  4. Bintara Polri Khusus Penyidik Pembantu
  5. Tamtama

(red)