Sabtu, 14 Mei 2016

Zainudin: Kita Butuh Anak Muda Lamsel yang Energik dan Cerdas

Zainudin: Kita Butuh Anak Muda Lamsel yang Energik dan Cerdas

muli mekhanai 2016
Foto: Istimewa

KaliandaNews.com , Kalianda -  Bupati Lampung Selatan berpesan kepada anak-anak muda yang ada di Lampung Selatan, untuk lebih semangat lagi dalam melakukan kegiatan yang bisa membawa Lampung Selatan kejenjang yang lebih baik.

Hal itu di utarakannya setelah usai melakukan penyerahan Trophy kepada para pemenang lomba muli - mekhanai Lampung Selatan 2016, di wisata kuliner dermaga Bom Kalianda, Sabtu (14/05/16) dini hari tadi.

Bupati  berharap, pemilihan  Muli-Mekhanai agar dapat dilombakan ditingkat kecamatan, sehingga betul-betul terbuka untuk masyarakat umum, agar bisa diikuti berbagai suku dan etnis yang ada di Lampung Selatan.

"nanti pemenang dari kecamatan akan ikut serta dalam grand finalnya di Kabupaten, harapan saya nanti ada keterwakilan warga Lampung Selatan yang berasal dari suku Bali, Sunda, Jawa dan Minang. Yang minoritas akan kita angkat, sehingga akhirnya terlihat disinilah Lampung Selatan yang sesungguhnya", ucapnya kepada media.

tari lampung
Foto: KaliandaNews.com

"ini kan generasi muda,” lanjutnya “kita butuh orang-orang muda yang energik dan cerdas, setiap ada kunjungan tamu dari luar daerah atau dari nasional dan luar negeri, mereka akan tampil untuk menyambut itu, nanti kita akan berikan imbalan, mereka bisa bekerja di pemda", pungkas Zainudin.

Dalam wawancara tersebut, bupati juga mengatakan bahwa kedepan pemda akan lebih baik lagi dalam mengapreasiasi acara semacam ini, baik dalam penghargaan dan hadiah, supaya bisa memberikan suatu nuansa edukasi yang lebih baik. (rnd)
Zainudin: Sektor Pariwisata Akan Menjadi komoditi Unggulan di LampungSelatan

Zainudin: Sektor Pariwisata Akan Menjadi komoditi Unggulan di LampungSelatan

wisata lampung selatan

KaliandaNews.com, Kalianda - Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan menyampaikan arahan tentang  pariwisata yang ada di Lampung Selatan. Arahan tersebut di sampaikannya pada gelaran Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai Lampung Selatan 2016, di wisata Kuliner Dermaga Bom Kalianda, Jumat (13/05/16) malam.

Dalam arahannya, Zainudin Hasan berharap pada masyarakat, dinas terkait dan instansi lainnya untuk  bersama-sama memajukan wisata yang ada di Lampung Selatan. Kedepannya pariwisata akan menjadi komiditi unggulan di Lampung Selatan sehingga dapat memikat wisatawan lokal maupun mancanegara.

Zainudin juga  menyampaikan beberapa pesan dan arahan untuk dinas pariwisata yang kini di pimpin oleh Fauziah Arief, "saya menghimbau pada dinas pariwisata Lampung Selatan, cukup tahun lalu berjalan-jalan study banding keluar negeri, mulai di era kepemimpinan Zainudin, saya kunci tidak boleh lagi study banding keluar negeri", katanya

"Insyaallah tahun depan kita akan programkan pembangunan pelabuhan di Desa Canti, agar bisa hidup pariwisata menuju pulau Sebesi, sampai melihat matahari terbenam dan melihat gunung anak Krakatau yang sudah mendunia", tambahnya

"jangan cuma jual slogan-slogan saja, tapi kita harus kerja kongkrit, kerja nyata, tak perlu banyak yang kita jual. Kawasan pariwisata Lampung Selatan sudah banyak, kita tanyakan pada masyarakat apa yang harus dibanggakan dan apa yang paling menjanjikan", pungkasnya

Diakhir sambutannya, Zainudin juga mengapreasiasi kinerja Fauziah Arief sebagai komandan di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan lamsel.

“Baru nenek (Fauziah Arief .red) yang satu ini, pejabat  yang memikat hati saya selama ini, bukan berarti saya mengecilkan hati yang lain, bagi pejabat laki-laki jangan mau kalah dengan nenek ini” Pungkas Zainudin. (Rnd).
Muli Mekhanai Sragi Sabet Gelar Juara di Ajang Pemilihan Muli MekhanaiLamsel 2016

Muli Mekhanai Sragi Sabet Gelar Juara di Ajang Pemilihan Muli MekhanaiLamsel 2016

muli mekhanai lampung selatan 2016 Istimewa

KaliandaNews.com, Kalianda - Muli – Mekhani asal Kecamatan Sragi, Bunga dan Antonius Dendi  berhasil menyingkirkan lawan-lawannya diajang Grand Final Pemilihan Muli-Mekhanai Lampung Selatan 2016, yang dilaksanakan di Kawasan Wisata Kuliner Dermaga Bom Kalianda, Jum’at(13/5) malam.

Dengan kemenangan tersebut, Keduanya berhak menyandang status sebagai Muli-Mekhanai Lampung Selatan 2016 sekaligus sebagai Duta Wisata Lampung Selatan 2016. Sedangkan  peraih juara II Muli diraih oleh Ninda Eka Andini dari Dinas PU Lampung Selatan, dan Mekhanai diraih oleh Yunanda dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan lampung Selatan. Untuk juara III muli diraih oleh Teo Vanny dari Kecamatan Natar dan mekhanai diraih oleh Hidayat dari BRI Cabang Kalianda.

Acara yang di selenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Pariwisata dan kebudayaan Lamsel ini cukup menyedot perhatian,  sebab event ini di kemas apik dan berbeda dibanding penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya. (kld)

Jumat, 13 Mei 2016

Malam ini, Ribuan Warga Padati Dermaga Bom Kalianda

Malam ini, Ribuan Warga Padati Dermaga Bom Kalianda



KaliandaNews.com - Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan dikota Kalianda dan sekitarnya padati Kawasan Wisata Kuliner Dermaga Bom Kalianda, Jum'at(13/5).

Kedatangan warga tersebut untuk menyaksikan acara malam Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai Lampung Selatan 2016 yang merupakan rangkaian dari Festival Rajabasa IV. (Kld).

Kamis, 12 Mei 2016

Anak-Anak Band Lampung Selatan Sedot Ratusan Penonton di Festival BandPeduli Wisata Lamsel

Anak-Anak Band Lampung Selatan Sedot Ratusan Penonton di Festival BandPeduli Wisata Lamsel

festival band kalianda

KaliandaNews.com , Kalianda – Puluhan Band Lokal Lampung Selatan unjuk gigi di Festival Band Peduli Wisata Lampung Selatan yang di selenggarakan di kawasan Wisata Kuliner Dermaga BOM, Kalianda, Kamis (12/05).

Festival  ini diadakan dalam rangka memeriahkan Festival Rajabasa IV 2016. Festival Band ini diikuti oleh anak-anak band dari berbagai kecamatan seluruh Lampung Selatan.

Festival band yang bertajuk “ Festival Band peduli Wisata Lampung Selatan” ini berhasil menyedot  ratusan penonton dari berbagai kalangan, baik muda maupun tua. Mereka larut dalam hentakan alunan musik yang dibawakan oleh peserta.

“Walaupun bukan festival besar, tapi lumayanlah kalo cuma buat hiburan. Toh disini lumayan rame juga”, ujar Rahman salah seorang penonton yang berhasil Kaliandanews wawancarai.

Dari pantauan KaliandaNews.com, Festival dimulai dari sore hingga malam. Salah satu peserta band yang tampil untuk unjuk kebolehan adalah Rival Band yang berasal dari Desa Sripendowo Kecamatan Ketapang. Mereka mengaku sangat antusias meski sedikit gugup karena baru pertama kali tampil di disaksikan penonton.

“Pertama tampil rasanya deg-degan mas, maklum baru pertama kali ini juga tampil ditengah keramaian penonton, biasanya kan tampil ditempat kosong terus (studio musik.red). Tapi ya kita akan tampil semaksimal mungkin, yang penting bisa tampil dulu, soal juara itu belakangan”, terang Aldi personil Rival Band.

(Rnd)

Selasa, 10 Mei 2016

Mau Snorkeling di Dermaga Bom? Kunjungi Stand Tamudika di Dermaga BomKalianda, 8-15 Mei 2016

Mau Snorkeling di Dermaga Bom? Kunjungi Stand Tamudika di Dermaga BomKalianda, 8-15 Mei 2016

tamudika Stand Tamudika | Foto: Kaliandanews.com

KaliandaNews.com , Kalianda – Sekelompok pemuda pecinta alam yang tergabung dalam organisasi Tantra Muda Dwipa Bawika (Tamudika) membuka stand bertema "Selamatkan Terumbu Karang Menuju Wisata Bahari, Taman Nemo Pantai Bom Kalianda" di Wisata Kuliner Dermaga Bom Kalianda, Lampung Selatan.

Menurut Ketua penyelenggara  kegiatan acara tersebut,  Beni Anggareka, stand akan dibuka selama sepekan, mulai tanggal 8-15 Mei 2016 yang berbarengan dengan pelaksanaan Festival Rajabasa 2016. Beni juga mengharapkan dengan dibukanya stand Tamudika, masyarakat dapat lebih mengenal ekosistem terumbu karang yang terdapat di sekitar Dermaga Bom. Apalagi terumbu karang di kawasan itu masih terbilang cukup baik kondisinya, meski sebagian sudah mulai rusak akibat aktifitas manusia.

tamudika Peralatan Menyelam Tamudika| Foto: KaliandaNews.com

“Harapan kami masyarakat Kalianda tahu, bahwa di Dermaga Bom, masih terdapat terumbu karang yang kondisinya masih cukup bagus. Dengan demikian akan meningkatkan kesadaran msayarakat pantai untuk merawatnya, minimal tidak membuang sampah ke laut” Ujar Beni saat di temui KaliandaNews.com di Dermaga Bom Kalianda, Selasa (10/5).

Selain itu, lanjut Beni, “Kami (Tamudika.red) akan memfasilitasi bagi masyarakat yang ingin menyaksikan keindahan terumbu karang di kawasan Dermaga Bom, kita punya Taman Nemo di bawah sana, kita ajak masyarakat menyelam untuk lihat, kebetulan kami sediakan peralatan menyelamnya, mulai dari perahu karet, pelampung hingga peralatan snorkeling, kebetulan hari jum'at nanti Insya Allah Tamudika akan melakukan proses transplantasi terumbu karang”.

tamudika Peralatan Menyelam Tamudika | Foto: KaliandaNews.com

Untuk tarif snorkeling, ternyata Tamudika mematok harga sangat murah sekali kepada masyarakat yang ingin menyaksikan terumbu Karang di kawasan Dermaga bom, yakni hanya di kenakan biaya Rp. 25.000 saja per orang dengan durasi hingga pengunjung puas (sepuasnya) , itu sudah termasuk sewa peralatan snorkeling.

taman nemo
Snorkeling di Dermaga Bom | Foto: Tamudika

Menyelam bersama Tamudika tentu akan menjadi pengalaman yang sangat mengasyikan, apalagi beberapa waktu yang lalu, Tamudika menemukan ekosistem terumbu karang di kawasan Dermaga Bom Kalianda, dimana kawasan tersebut masih terdapat ikan nemo yang legendaris. Sekedar diketahui tidak semua terumbu karang terdapat kehidupan ikan nemo atau ikan badut.

ikan nemo
 Taman Nemo Dermaga Bom | Foto: Tamudika

Untuk Lampung Selatan sendiri, menurut mereka selama melakukan penyelaman di wilayah Lampung Selatan seperti Krakatau, Sebesi, sebuku dan Juga Banding, ikan Nemo hanya dapat ditemukan di sekitar gunung Botak Rajabasa. Tak disangka ternyata di kawasan TPI Bom Kalianda yang nota bene padat aktifitas manusia ada ikan nemonya. Menariknya populasi ikan nemo di Dermaga Bom Kalianda justru lebih banyak di bandingkan dengan populasi di gunung botak.

Dengan kekayaan tersebut, tentu ini akan menjadi potensi yang dapat dimanfaatkan, sebagai destinasi wisata yang layak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun luar daerah.

Selain akan di ajak menyelam, bagi anda yang mengunjungi stand Tamudika juga akan diberi penjelasan tentang kondisi terumbu karang di dermaga bom dan kawasan lainnya termasuk proses transplantasi terumbu karang, atau bisa tanya-tanya juga tentang seputar snorkeling atau pengetahuan tentang menyelam kepada anggota Tamudika. Bagi anda yang membutuhkan T-Shirt, Tamudika juga menyediakan T-Shirt dengan tema adventure yang keren.

kaos adventure Koleksi T-Shirt Tamudika | Foto: KaliandaNews.com

Yuk! Kita kunjungi Stand Tamudika di Kawasan Wisata Kuliner Dermaga Bom Kalianda, mulai tanggal 8-15 Mei 2016. Buka dari pagi hingga malam. Rasakan sensasi menyelam bersama Tamudika!. (kld)

Rabu, 04 Mei 2016

Sampah Kembali Berserakan, Bupati Lampung Selatan Instruksikan Bersihkan Dermaga BOM Kalianda

Sampah Kembali Berserakan, Bupati Lampung Selatan Instruksikan Bersihkan Dermaga BOM Kalianda

dermaga bom kalianda
Gotong Royong di Wisata Kuliner Dermaga Bom Kalianda | Foto: Diskominfo Lamsel
 KaliandaNews.com, Kalianda – Membuang sampah sembarangan bagi sebagian masyarakat Indonesia adalah sesuatu yang dianggap lumrah, perbuatan tercela itu memang sangat mudah dilakukan, habis memakan sesuatu atau merokok, bungkusnya atau  puntungnya tinggal lempar, beres. Tidak perlu repot-repot mencari tempat sampah yang memang sangat jarang di temui di area publik. Tidak terkecuali di area wisata.

Prihatin dengan kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan bersama Dinas Kelautan dan Perikanan serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dibantu masyarakat sekitar melakukan gotong royong bersih lokasi wisata kuliner dan PPI BOM Kalianda, Rabu (4/05).

Ir. Erlan Murdiantono Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan sesuai arahan Bupati Zainudin Hasan untuk melakukan gotong royong membersihkan lokasi wisata kuliner dan PPI BOM Kalianda.

Dirinya berharap, pelaksanaan kegiatan tersebut dapat membuat lokasi kawasan wisata kuliner menjadi lebih bersih, sehingga bisa menjadi destinasi wisata bagi para wisatawan. “Ini sesuai arahan bupati, kita melakukan gotong royong bersama sejumlah SKPD dibantu camat, lurah dan masyarakat. Harapannya tempat ini menjadi lebih bersih, sehingga bisa mengundang dan menarik lebih banyak wisatawan berkunjung,” ujar Erlan.

Dirinya juga mengajak masyarakat dan para pedagang yang berada di lokasi wisata kuliner agar dapat menjaga kebersihan di tempat itu. Sebab katanya, selain menjadi pusat wisata kuliner, lokasi tersebut juga menjadi pusat kesenian dan pengembangan wisata budaya. “Saya juga mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban, keamanan dan kebersihan di areal ini. Agar wisata kuliner BOM ini lebih bersih dan lebih aman,” ajaknya.

Erlan menambahkan, kegiatan itu akan terus dilakukan guna menjaga wisata kuliner dan PPI BOM tetap bersih. Dimana ada sekitar 160 orang petugas kebersihan beserta sejumlah SKPD dibantu masyarakat yang turun melakukan gotong royong.

“Kita juga berharap masyarakat jangan hanya menunggu pemerintah saja, tetapi melalui kesadaran masyarakat sendiri. Karena disini nantinya akan menjadi tempat dilaksanakan Festival Rajabasa, dan tanggal 8 Mei besok dilakukan kegiatan fun bike mengambil start dari sini,” kata Erlan seperti di lansir dari Diskominfo Lampung Selatan. (editor: kld | Diskominfo Lamsel)

Jumat, 25 Maret 2016

PARISA Lamsel akan Gelar Lomba Fashion Show Muli Kalianda dan Tata RiasPengantin 2016, ini Syaratnya!

PARISA Lamsel akan Gelar Lomba Fashion Show Muli Kalianda dan Tata RiasPengantin 2016, ini Syaratnya!

pemilihan muli mekhanai kalianda

Kabar Gembira!! Bagi kamu-kamu yang merasa berkepribadian menarik dan mempunyai kemampuan atau hobi di bidang modeling dan tata rias wajah, Tahun ini Siger Parisa Lampung Selatan bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Lampung Selatan dan beberapa sponsor, mengadakan Gebyar Fashion Show Muli Kalianda 2016 &  Tata Rias Pengantin dalam rangka Festival Rajabasa 2016.

Acara akan dilaksanakan pada Hari Senin, 18 April 2016 jam 10.00 WIB s/d selesai di Panggung Kesenian Wisata Kuliner BOM Kalianda
HADIAH : Uang Tunai, Trophy, Piagam, Bingkisan LATULIP

Adapun persyaratannya sebagai berikut:

PERLOMBAAN FASHION SHOW MULI KALIANDA 2016
Kategori:

A. Usia 3 tahun s/d 5 tahun

B. Usia 6 tahun s/d 12 tahun

C. Usia 13 tahun s/d 16 tahun

D. Umur 17 tahun s/d 25 tahun

Syarat dan Ketentuan:

  1. Menggunakan baju batik & Aksesoris khas Lampung

  2. Pendafataran mulai dibuka dari sekarang hingga 15 April 2016

  3. Satu (1) jam sebelum acara dimulai peserta wajib hadir untuk melakukan pendaftaran ulang dan pengambilan nomor urut.

  4. Ketentuan panitia tidak bisa di ganggu gugat

Jenis Penilaian:

  • Kategori C dan D wajib tahu tentang Lampung Selatan dari berbagai aspek

  • Terdapat tanya jawab pada 10 besar finalis dan di seleksi lagi jadi 6 finalis

  • Batik lampung

  • The best catwalk

  • The best Peformance

  • The best intelegensi

  • Peserta Favorit

Biaya Pendaftaran Rp. 75.000,-



 PERLOMBAAN TATA RIAS PENGANTIN 2016

-Kategori Penilaian make up dekoratif, hair styles, keserasian busana

-Peserta terbatas hanya 50 orang

Syarat & Ketentuan

  1. Pilihan tata rias pengantin: Lampung, Sunda, Jawa solo, Jawa Yogya, Padang dan Palembang

  2. Model dan peralatan tidak di sediakan panitia (membawa model dan peralatan sendiri)

  3. Pendafataran mulai dibuka 1 April hingga 15 April 2016

  4. Satu (1) jam sebelum acara dimulai peserta wajib hadir untuk melakukan pendaftaran ulang dan pengambilan nomor urut

  5. Untuk pakaian dan aksesoris boleh dipakai dirumah, Make up dan hair Stylist wajib di tempat perlombaan

  6. Ketentuan panitia tidak bisa di ganggu gugat.

Biaya Pendaftaran GRATIS!!

TEMPAT PENDAFTARAN:

Salon Tania (Kalianda)

Telp. 082179464567

Salon Naf (Blambangan)

Telp. 081379503890

Ulan (Pesisir)

Telp. 081279183383

Marsani (Lubuk)

Telp. 085369439825

Erni Lestari (Sidomulyo)

Telp. 081272102638

Wati (Way Sulan)

Telp. 085279323120


Sekilas tentang Siger Parisa Lampung selatan

Siger Parisa Lampung selatan adalah Asosiasi Penata Rias Dan Salon Lampung Selatan, atau di sebut juga ASPLS. Dimana Asosiasi ini bergerak di bidang penatariasan, official penyelenggaraan Muli Kalianda, dan pencarian bakat fashion. Saat ini Siger Parisa Lampung Selatan Beranggotakan kurang lebih 117 salon yang tersebar di wilayah Lampung Selatan, dengan jumlah tersebut tentunya keberadaan Asosiasi ini sangat membantu dalam penyerapan tenaga kerja di Lampung Selatan. Asosiasi ini diketuai oleh Ibu Nur Ubay  dan dibina langsung oleh bupati dan ibu bupati, wakil bupati dan ibu wakil bupati, Sekretaris Daerah, Dinas Pariwisata Lampung Selatan, Dinas Pendidikan Lampung Selatan, Peranan Wanita, UMKM, Dr. H. Andi Surya (Ketua Yayasan Mitra Lampung) Serta Rudi Suhaimi yang juga beliau adalah penggagas awal terbentuknya SIGER PARISA dan tokoh yang menjembati terjalinnya kerjasama dengan Pemerintah Daerah sehingga Siger Parisa dapat didukung penuh oleh Pemerintah hingga sekarang ini.

Sabtu, 19 Maret 2016

Kemeriahan Malam Pentas Seni dan Budaya di Wisata Kuliner Kalianda

Kemeriahan Malam Pentas Seni dan Budaya di Wisata Kuliner Kalianda

wisata kuliner kalianda

Kaliandanews.com, Kalianda – Semakin berkembangnya zaman semakin tenggelamnya juga para pecinta seni dan budaya di masyarakat, khususnya Lampung Selatan, maka dengan diselenggarakannya acara Pentas Seni Budaya yang diadakan di Taman Wisata Kuliner Dermaga Kalianda ini bertujuan untuk melestarikan kesenian dan budaya daerah di Lampung Selatan,(19/03/2016) Sabtu malam.

Menurut Ketua Komunitas malam puisi bersama Lampung Selatan, Amir Saripudin (Amir Koboy) yang di temui kaliandaNews “Saya pengen ketemu dengan masyarakat yang masih peduli dan cinta dengan seni dan sastra yang ada di Lampung Selatan, harapan saya dengan di adakannya acara ini dapat melahirkan seorang penyair Sastrawan dan Aktor yang benar - benar menjiwai dari Lampung Selatan ”.

Beliau juga mengatakan acara ini di dukung oleh Dinas pariwisata dan Kebudayaan Lampung Selatan. Dan bekerjasama dengan beberapa sekolah SD, SMP, SMA, Kampus dan Pondok Pesantren di Lampung Selatan. Acara ini menampilkan beberapa pentas seperti Baca Puisi, Sastra dan Teater.

Masyarakat sangat antusias dengan acara ini, menurut salah satu pengunjung Devia “ acara ini sangat berkesan, menarik,dan sangat menghibur,kita berharap acara ini bisa di adakan minimal satu bulan sekali,karena acara ini bisa menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap seni dan budaya khususnya di kalangan muda mas ” ucap gadis SMA kepada kaliandanews.com sambil tersenyum manis.

Maju terus seni dan budaya indonesia khususnya di Lampung Selatan, jangan sampai kesenian dan kebudayaan kita hilang termakan zaman. Kita lestarikan kebudayaan kita untuk anak cucu kita di masa depan. (Kld)

Selasa, 26 Januari 2016

Banyak Sampah, Bom Kalianda digeruduk Pancala

Banyak Sampah, Bom Kalianda digeruduk Pancala

KaliandaNews.com, Kalianda - Pemuda-Pemudi Kalianda yang tergabung dalam beberapa unsur seperti Karang Taruna, Pancala (Pemuda Pecinta Alam) serta LSM Samudera 99, geruduk Dermaga TPI Bom Kalianda, Selasa (26/1/16).

Tujuan mereka untuk melakukan aksi bersih-bersih dilokasi Dermaga BOM Kalianda dan pantai di sekitarnya.

Acara yang dipelopori oleh Pancala ini bertemakan “Gaya Hidupku, Gaya Hidup Bersih”, merupakan kegiatan rutin dalam rangka mengajak masyarakat turut serta dalam menjaga kondisi lingkungan agar tidak tercemar oleh limbah sampah. Mengingat Kota Kalianda khususnya dermaga Bom Kalianda dan sepanjang pantai di sekitarnya merupakan salah satu objek wisata kebanggaan Kalianda yang harus dijaga kelestariannya.

Ketua Pancala Ibnu Khaldun mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dengan mengajak semua unsur elemen masyarakat mulai dari pelajar, pemuda, masyarakat umum dan pemerintah.

[Baca Juga : WOW! Ini Penampakan Dermaga BOM Kalianda Setelah di Geruduk Pemuda-Pemudi Kalianda]

Turut Hadir Anggota DPRD Andi Afrianto, Camat Kalianda dan beberapa pejabat pemkab Lampung Selatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan bersih-bersih pantai tersebut. (kld)

Sabtu, 16 Januari 2016

Minim Kesadaran Masyarakat, Wisata Kuliner Kalianda dipenuhi Sampah

Minim Kesadaran Masyarakat, Wisata Kuliner Kalianda dipenuhi Sampah

KaliandaNews.com - Tempat Wisata Kuliner yang dikelola Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan yang terletak dikawasan TPI Dermaga Bom Kalianda yang seyogyanya menjadi ikon wisata di Kota Kalianda kini justru dipenuhi serakan sampah.

Hasil penelusuran Kaliandanews.com, Sabtu (16/1/16), banyak sekali dijumpai sampah yang ditinggalkan oleh para pengunjung seperti kulit kacang, bungkus snack hingga kulit buah. Hal ini diduga minimnya kotak sampah yang tersedia dan tidak ditatanya area untuk para pedagang sehingga tempat wisata kebanggaan kota Kalianda tersebut terkesan kumuh.

[caption id="attachment_316" align="aligncenter" width="300"]Minim Kesadaran Masyarakat, Wisata Kuliner Kalianda dipenuhi Sampah Wisata Kuliner Dermaga BOM Kalianda | Foto: KaliandaNews.com[/caption]

[caption id="attachment_315" align="aligncenter" width="300"]Minim Kesadaran Masyarakat, Wisata Kuliner Kalianda dipenuhi Sampah Wisata Kuliner Dermaga BOM Kalianda | Foto: KaliandaNews.com[/caption]

Minim Kesadaran Masyarakat, Wisata Kuliner Kalianda dipenuhi Sampah

[caption id="attachment_313" align="aligncenter" width="300"]Minim Kesadaran Masyarakat, Wisata Kuliner Kalianda dipenuhi Sampah Wisata Kuliner Dermaga BOM Kalianda | Foto: KaliandaNews.com[/caption]

[caption id="attachment_312" align="aligncenter" width="300"]Minim Kesadaran Masyarakat, Wisata Kuliner Kalianda dipenuhi Sampah Wisata Kuliner Dermaga BOM Kalianda | Foto: KaliandaNews.com[/caption]

[caption id="attachment_311" align="aligncenter" width="300"]Minim Kesadaran Masyarakat, Wisata Kuliner Kalianda dipenuhi Sampah Wisata Kuliner Dermaga BOM Kalianda | Foto: KaliandaNews.com[/caption]

[caption id="attachment_310" align="aligncenter" width="207"]Wisata Kuliner Dermaga BOM Kalianda | Foto: KaliandaNews.com Wisata Kuliner Dermaga BOM Kalianda | Foto: KaliandaNews.com[/caption]

Sobirin Salah satu pengunjung yang diminta pendapatnya tentang banyaknya sampah di area wisata ini mengatakan, sangat menyayangkan sikap para pengunjung yang tidak peduli terhadap kebersihan tempat wisata kebanggaan kota kalianda ini.

“Sayang sekali mas, tempat yang bagus seperti ini sampahnya banyak, jadi tidak nyaman melihatnya” keluh sobirin yang mengaku datang bersama teman wanitanya.

Selain sampah, dijumpai pula pohon-pohon palem yang daunnya banyak yang sudah menguning dan kering karena kurangnya perawatan.

Mudah-mudahan kedepannya Instansi terkait bersama-sama masyarakat kalianda dapat menjaga ikon wisata kebanggaan kota kalianda ini.

Ayoo Jaga Kota Kita dari SAMPAH!

(Kld)